"Menurut pendapat pribadi saya, itu rendah ya. Kalau kita lihat negara-negara lain itu tinggi. Putin itu bisa di atas 30 persen elektabilitasnya ya, 60 persen, 70 persen. Duterte 80 persen," kata Fadli kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/10/2017). Fadli tak menyebut sumber data elektabilitas Putin dan Duterte yang disebutnya.
Menurut Fadli, sebagai incumbent, seharusnya elektabilitas Jokowi bisa lebih tinggi. Menurutnya, rakyat menginginkan pemimpin baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski saat ini elektabilitas Prabowo masih tertinggal jauh dari Jokowi pada survei, dia yakin pada saatnya Ketum Gerindra itu akan mengalahkan incumbent. Pada saatnya Prabowo akan melakukan gebrakan.
"Oh kita yakin menang, sangat yakin," ujarnya.
Berikut ini hasil survei Median dan SMRC soal elektabilitas tokoh yang digadang-gadang menjadi capres 2019:
Hasil elektabilitas capres versi survei Median:
1. Jokowi 36,2%
2. Prabowo 23,2%
3. SBY 8,4%
4. Anies Baswedan 4,4%
5. Gatot Nurmantyo 2,8%
6. JK 2,6%
7. Hary Tanoesoedibjo 1,5%
8. Aburizal Bakrie (Ical) 1,3%
9. Ridwan Kamil 1,2%
10. Tri Rismaharini 1,0%
11. Tokoh lainnya 4,1%
12. Tidak tahu/tidak jawab 13,3%
Hasil elektabilitas capres versi survei SMRC:
1. Jokowi 38,9%
2. Prabowo 12,0%
3. Susilo Bambang Yudhoyono 1,6%
4. Anies Baswedan 0,9%
5. Basuki Tjahaja Purnama 0,8%
6. Jusuf Kalla 0,8%
7. Hary Tanoe 0,6%
8. Surya Paloh 0,3%
9. Agus Yudhoyono 0,3%
10. Ridwan Kamil 0,3%
11. Gatot Nurmantyo 0,3%
12. Mahfud MD 0,3%
13. Tuan Guru Bajang 0,2%
14. Chairul Tanjung 0,2%
15. Sri Mulyani 0,1%
16. Patrialis Akbar 0,1%
17. Megawati Soekarnoputri 0,1%
18. Soekarno 0,1%
19. Tommy Soeharto 0,1%
20. Gus Dur 0,1%
21. Wiranto 0,1%
22. Risma 0,1%
23. Tidak jawab/rahasia 41,9% (yas/tor)











































