"Ingin suatu keseimbangan besar kalau negeri tak punya keseimbangan wilayah, pembangunan masing-masing wilayah akan menimbulkan masalah yang akan datang," ujar JK pada sambutan dalam siaran pers kepada detikcom, Jumat (6/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK mengatakan Indonesia merupakan suatu wilayah kepulauan yang besar di dunia, dengan jumlah penduduk yang juga besar. Dengan demikian, jumlah itu tidak menjadi halangan untuk Indonesia tumbuh.
"Kita tak punya alasan lagi bahwa penduduk 260 juta susah maju. Yang besar maju yang kecil maju, apalagi yang menengah," ucapnya.
Baca juga: Cerita Jokowi Kurangi Pengangguran |
Yang membedakan, lanjut JK, adalah semangat dan teknologi. Khusus Indonesia, dia menyebut bangsa ini memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar. Dan untuk mencapai kemajuan diperlukan pemanfaatan teknologi sebaik-baiknya.
"Banyak negara yang tak punya sumber daya alam sama sekali, tapi sumber daya manusia yang menguasai teknologi menjadi sumber kekuatan yang besar bangsa itu," jelasnya.
JK menegaskan kemajuan juga tidak didasarkan pada besarnya jumlah PNS yang dimiliki saat ini. Kemajuan didasari oleh inovasi.
"Kemajuan tak tergantung banyak PNS, kadang-kadang negara makin sulit maju karena birokrasi berjalan lambat sekali. kemajuan bangsa itu karena inovasi daripada bangsanya generasi mudanya," ungkapnya. (fiq/rvk)










































