Jokowi, didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, tiba di Embung Rawasari sekitar pukul 08.00 Wita, Jumat (6/10/2017). Jokowi, Basuki, dan Irianto kemudian menyusuri proyek pembangunan embung yang sebagian tanahnya masih landai dan becek itu.
Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie . (Bagus Prihantoro/detikcom) |
"Embung besar untuk tampungan air bagi suplai air baku masyarakat Tarakan karena sangat kurang sekali di sini," kata Jokowi setelah meninjau embung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggaran pembangunan embung sebesar Rp 64 miliar dari APBN. (Bagus Prihantoro/detikcom) |
Anggaran pembangunan embung sebesar Rp 64 miliar dari APBN. Embung ini nantinya menampung air dari aliran sungai-sungai kecil di Tarakan.
Embung ini memiliki luas 3,22 hektare. Kapasitas air yang bisa ditampung adalah 112 ribu meter kubik. (Bagus Prihantoro/detikcom) |
"Ini dimulai 2016 dan diharapkan 2018 selesai sehingga kecukupan air untuk masyarakat Tarakan benar tersuplai semuanya nggak ada kekurangan," kata Jokowi.
Menurut data dari Kementerian PUPR, embung ini memiliki luas 3,22 hektare. Kapasitas air yang bisa ditampung adalah 112 ribu meter kubik. (bag/aan)











































Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie . (Bagus Prihantoro/detikcom)
Anggaran pembangunan embung sebesar Rp 64 miliar dari APBN. (Bagus Prihantoro/detikcom)
Embung ini memiliki luas 3,22 hektare. Kapasitas air yang bisa ditampung adalah 112 ribu meter kubik. (Bagus Prihantoro/detikcom)