"Kami tidak kaget dengan hasil survei tersebut karena juga hampir sama dengan analisa dari internal PPP," ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dimintai tanggapan, Kamis (5/10/2017) malam.
Baca juga: Elektabilitas Prabowo yang Kian Loyo |
Awiek, sapaan karibnya, menyebut wajar elektabilitas Jokowi menguat dengan meraup 38,9 persen perolehan suara dalam survei SMRC. Menurut Awiek, publik percaya terhadap kinerja pemerintahan Jokowi sebagai Presiden RI saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awiek punya pandangan soal alasan elektabilitas Prabowo kian loyo atau hanya segitu-segitu saja. Menurut Awiek, Prabowo, yang berada di luar pemerintahan, tak dapat mengimbangi Jokowi dalam hal kinerja.
"Retorika yang selalu ditonjolkan ternyata tak menarik minat masyarakat. Untuk saat ini, polarisasi figur capres masih bertumpu pada dua tokoh tersebut karena figur lain masih jauh dari harapan. Yang menarik nanti, siapakah cawapres Jokowi?" ujarnya.
Survei SMRC digelar pada 3-10 September 2017. Populasi survei adalah WNI yang sudah memiliki hak pilih. Sampel berjumlah 1.220 dan dipilih secara acak (multistage random sampling). Sedangkan margin of error survei sebesar +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%. Quality control dipilih secara acak sebesar 20% dari total sampel.
Berikut ini hasil elektabilitas capres versi survei SMRC:
1. Jokowi 38,9%
2. Prabowo 12,0%
3. Susilo Bambang Yudhoyono 1,6%
4. Anies Baswedan 0,9%
5. Basuki Tjahaja Purnama 0,8%
6. Jusuf Kalla 0,8%
7. Hary Tanoe 0,6%
8. Surya Paloh 0,3%
9. Agus Yudhoyono 0,3%
10. Ridwan Kamil 0,3%
11. Gatot Nurmantyo 0,3%
12. Mahfud MD 0,3%
13. Tuan Guru Bajang 0,2%
14. Chairul Tanjung 0,2%
15. Sri Mulyani 0,1%
16. Patrialis Akbar 0,1%
17. Megawati Soekarnoputri 0,1%
18. Soekarno 0,1%
19. Tommy Soeharto 0,1%
20. Gus Dur 0,1%
21. Wiranto 0,1%
22. Risma 0,1%
23. Tidak jawab/rahasia 41,9% (gbr/nvl)










































