Diperiksa 3 Jam, Bendahara Tamasya Al-Maidah Bantah Terlibat Saracen

Denita Matondang - detikNews
Kamis, 05 Okt 2017 21:04 WIB
Bendahara Tamasya Al-Maidah Trihasti Riandini Sito setelah diperiksa Bareskrim Polri, Kamis (5/10/2017). (Denita Matondang/detikcom)
Jakarta - Bendahara Tamasya Al-Maidah Trihasti Riandini Sito selesai diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Riandini, yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Jasriadi, membantah terlibat dalam Saracen.

Riandini menjalani pemeriksaan pada pukul 16.00-19.00 WIB, Kamis (5/10/2017). Dia menolak berkomentar soal pemeriksaan dan langsung meninggalkan gedung Bareskrim, Jl Jati Baru, Jakarta Pusat, didampingi sejumlah kerabatnya.

Pengacara Riandini, Agustiar, mengatakan kliennya dimintai keterangan terkait hubungannya dengan kelompok penyebar ujaran kebencian Saracen. Selama 3 jam, Riandini mendapat 20 pertanyaan.

"Antara lain kenal atau tidak yang namanya Saracen, Jasriadi," ujar Agustiar.

Menurut Agustiar, kliennya mengetahui adanya kelompok Saracen melalui televisi. Riandini membantah bila dikatakan mengenal Saracen, tidak pernah mentransfer uang, juga tidak memesan iklan kepada kelompok Saracen.

"Yang jelas, dari keterangannya, dapat diketahui Dini sama sekali tidak tahu-menahu apa yang disebut Saracen atau apa. Dia tidak memesan iklan sama sekali," tegas dia.

"Tidak ada aliran dana dari klien kami kepada pihak Saracen. Tidak ada sama sekali. Tanyakan saja sama kakaknya (Rp 1 juta setoran Dwi). Karena dari pihak klien kami," sambung Agustiar. (fdn/fdn)