"Saya mengucapkan selamat kepada TNI yang berulang tahun ke-72. DPR perlu juga saling bersimbiosis karena TNI sekarang ini kan TNI punya slogan kuat bersama rakyat, tentunya DPR sebagai representasi wakil rakyat mendukung, karena rakyat tidak akan merasa aman tenteram kalau TNI lemah, demikian pula TNI tidak akan eksis dan kuat kalau tidak melibatkan masyarakat," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan kepada wartawan, Kamis (5/10/2017).
Taufik menuturkan saat ini serangan ke NKRI tidak secara fisik saja, namun juga melalui dunia maya. Waketum PAN ini menyebut ada ancaman Proxy War yang kian santer dan tak bisa dipandang sebelah mata.
"Di era digitalisasi sekarang ini ada istilah proxy war, peperangan itu muncul embrionya tidak hanya infiltrasi secara fisik. Infiltrasi ideologi bisa secara cepat tidak harus lewat fisik, dengan menggunakan kemajuan teknologi bisa menyusup ke NKRI dengan istilah proxy war," kata Taufik.
DPR pun siap mensupport TNI untuk menghadapi ancaman yang makin masif itu. "Tidak hanya alutsista saja, tapi peran dan fungsi antisipatif dari cyber intelligence juga harus didukung oleh DPR. TNI perlu tim cyber intelligence yang kuat untuk mencegah penyusupan ideologi negara," pungkasnya. (van/tor)











































