Reformasi tersebut, menurut Wiranto akan membangun satu sikap prajurit yang dapat menyesuaikan dengan dinamika masyarakat yang terus berkembang. Baik itu dinamika politik atau demokrasi.
"Jadi kalau TNI berhenti mereformasi dirinya, dia akan ketinggalan," ujar Wiranto di Cilegon, Kamis (5/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Amanat Presiden Jokowi Singgung Politik TNI |
Mantan Panglima TNI jaman 1998-1999 ini melanjutkan, reformasi di tubuh TNI telah dimulai sejak dirinya menjabat di tahun 1998. Dan saat ini dia mengaku bangga melihat profesionalitas prajurit-prajurit TNI yang terus meningkat dan berkembang.
Profesionalitas itu juga menurutnya tidak hanya di satu matra, tapi berkembang di Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Apalagi, dalam acara HUT TNI kali ini, Wiranto menambahkan bahwa dari demonstrasi alutsista semua matra menunjukkan kemampuannya menguasai alat modern.
"Itu dapat memberikan kebanggaan bahwa TNI dapat diandalkan," ujarnya. (bri/rvk)











































