Saat Sopir Bajaj Ikut Ditegur Lewat CCTV Bersuara

Tsarina Maharani - detikNews
Kamis, 05 Okt 2017 11:13 WIB
Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Meski diawasi langsung, masih saja ada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Pengendara banyak melewati garis putih batas kendaraan di lampu merah.

Pelanggaran pengendara inilah yang terlihat dari NOC (Network Operation Center) di gedung Badan Pajak dan Retribusi, Jl Abdul Muis, Jakarta Pusat. Dari ruangan ini terpantau arus lalu lintas di persimpangan MH Thamrin-Kebon Sirih.

"Ya, itu bajaj biru dimohon untuk mundur karena Anda melewati batas jalan," ujar petugas menegur sopir bajaj lewat CCTV bersuara di simpang MH Thamrin-Kebon Sirih, Kamis (5/10/2017)

 Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara (Tsarina Maharani/detikcom)


Mulanya sopir bajaj tidak sadar dirinya yang ditegur petugas lewat CCTV bersuara. Namun petugas kembali menegur dengan menyebutkan nomor polisi bajaj.

"Bajaj biru, mohon untuk mundur. Bajaj biru bernopol B-4661-PLX mohon mundur. Terima kasih," ulang petugas.

 Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara (Tsarina Maharani/detikcom)


Setelah teguran kedua, sopir bajaj baru menyadari kesalahannya. Dia memundurkan bajajnya perlahan hingga ke posisi di belakang garis lurus putih.

Ada 14 titik CCTV dengan loudspeaker di Jakarta. Namun yang sudah beroperasi baru satu, di Jalan Thamrin simpang Kebon Sirih. Lewat CCTV bersuara, petugas Dishub saat ini masih memantau pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas. '

"Untuk soal denda-denda tilang masih mau dirapatkan minggu depan. Kami juga akan mengundang kehakiman, pengadilan. Itu nanti kita bicarakan gimana untuk jadi alat bukti di pengadilan," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra.

 Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara Network Operation Center (NOC) CCTV bersuara (Tsarina Maharani/detikcom)
(fdn/imk)