Pembaruan dan perbaikan tersebut di antaranya perbaikan terhadap air mancur serta sarana penyiraman, pemeliharaan lift, peningkatan fasilitas pengunjung, penataan ruang agung, pencahayaan kawasan Monas, dan konservasi lidah api. Selain itu, lighting show yang akan ditampilkan selama Agustus-September, saat penyelenggaraan Asian Games, dan pengadaan tanaman berbunga di Monas.
"Kita dituntut untuk modern sedikitlah karena ada event Asian Games. Contohnya mesin potong rumput kita jangan manual, tapi yang pakai mobil," kata Kepala UPT Monas, Mundjirin, saat ditemui seusai rapat 'Penjelasan tentang Fasilitas Parkir dan Kelengkapan Pengunjungan Monas' bersama Komisi B DPRD di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kebanggaan bangsa Indonesia. Dan dunia internasional bisa melihat bahwa Indonesia, salah satunya Monas ini, yang bisa dibanggakan," ujarnya.
Sementara itu, saat ditanya mengenai usulan penambahan jadwal air mancur menari, jika nanti sudah dilakukan peremajaan, Mundjirin mengungkapkan akan mengkajinya terlebih dahulu. Ia mengatakan akan melakukan survei terlebih dahulu kepada pengunjung.
"Nanti kita coba bertanya pada pengunjung. Kalau memang dia berkeinginan lebih banyak malam Sabtu dan nanti malam Senin, apa jadi malam Sabtu dan malam Minggu atau mau main tiga malam nanti kita akan kaji kajiannya dengan staf kita dan beberapa pengunjung kita coba akan tanya," tuturnya. (rvk/rvk)











































