"Ya gejolak-gejolak barulah," ujar Dave di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Dave mengatakan surat pemecatan Yorrys memang diteken Setya Novanto sebagai ketua umum. Menurut Dave, saat meneken surat, kondisi Novanto sudah membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam foto yang diterima detikcom, Senin (3/10), nama Yorrys tak ada dalam struktur organisasi di Golkar. Jabatannya diisi Letjen (Purn) Eko Wiratmoko.
Ketua DPD Golkar Papua Aziz Samual mengatakan surat tersebut sudah diteken pada Senin (2/10) kemarin. Aziz menambahkan surat tersebut diteken Novanto dan Sekjen Golkar Idrus Marham.
"Saya memang ada SK-nya. Kalau tak ada, mana mungkin saya berbicara. Ini ada SK-nya. (Surat diteken) Ketum dan Sekjen," kata Aziz saat dihubungi.
Sementara itu, Yorrys mengaku belum mendapat kabar tersebut. Dia enggan berasumsi terkait kabar pencopotannya.
"Saya belum tahu. Belum tahu, ngapain kita berasumsi macam-macam, biarin. Tapi ini kan partai punya mekanisme, ini bukan perusahaan, nggak main suka-suka. Kan ada aturan," kata Yorrys saat dimintai konfirmasi terpisah. (gbr/fdn)










































