Rudiantara: Kehadiran BSSN Perlu Disegerakan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 03 Okt 2017 13:31 WIB
Menkominfo Rudiantara (detikINET/Agus Tri Haryanto)
Jakarta - Menkominfo Rudiantara akan mengikuti rapat koordinasi terbatas bersama Menko Polhukam Wiranto untuk membahas pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Rudiantara mengatakan kehadiran BSSN perlu disegerakan.

"Karena kan makin ke sini makin dirasakan perlu segera kehadiran BSSN. Bukannya tidak dilakukan oleh pemerintah. Untuk menangani masalah cyber threat ini. Ancaman siber ini. Hanya dilakukannya tidak terintegrasi secara keseluruhan. Itu saja," ujar Rudiantara di gedung Kemenko Polkuham, Selasa (3/10/2017).

Rudiantara mengungkapkan rapat hari ini akan berfokus pada bagaimana dilakukan percepatan implementasi BSSN. Saat disinggung mengenai apakah pembentukan BSSN ini merupakan antisipasi menjelang Pemilu 2019, Rudiantara menyebut hal ini hanya kebetulan.

"Kalau saya sih melihatnya coincidence namanya ya. Sebetulnya kebutuhan tentang kemampuan merespon terhadap ancaman siber yang sudah terintegrasi itu sudah sangat lama. Kalau kebetulan memasuki masa politik ya coincidence aja bareng," ungkapnya.

Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto membantah pembentukan BSSN ini suatu kebutuhan politik menjelang pemilu. Ia menegaskan pembentukan badan siber ini merupakan kebutuhan pembangunan nasional.

"Kebutuhan keamanan nasional. Sebab, kalau terlambat, kita nggak punya pertahanan siber. Terus terang begitu, perang militer itu nanti akan sulit kita temukan di dunia. Karena biaya mahal, dikutuk negara lain dan tidak ada satu pun negara yang mau ambil risiko dikutuk dan diembargo negara lain. Saya kira akan beralih ke perang yang lain, termasuk perang siber ini," ujar Wiranto. (nvl/nvl)