Muhaimin: Kabinet Presiden SBY Layak Direshufle
Senin, 23 Mei 2005 02:24 WIB
Jakarta - Isu reshufle di kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat sorotan Muhaimin Iskandar. Ketua umum PKB dan juga wakil ketua DPR ini menilai reshufle harus dilaksanakan."Kinerja kabinet layak direshufle karena kerjanya belum maksimal. Tapi reshufle hak prerogatif presiden," kata Muhaimin usai acara Haul Waliullah Syekh Abdul Qodir Jaelanii Ponpes Barokatul Qodiri di Cibinong Bekasi, Minggu (22/5/2005) tengah malam.Muhaimin mengaku tidak berminat jika dirinya ditawari untuk duduk sebagai menteri di kabinet SBY nanti jika benar-benar terjadi pergantian. "Untuk menghindari conflict of interest saya akan berkonsentrasi untuk PKB dan DPR," tegasnya sembari mengungkapkan, dirinya akan mendukung pemerintah sesuai dengan aspirasi rakyat.Namun jika PKB diminta orangnya untuk duduk di kabinet, Muhaimin tidak keberatan. "Kita akan rekomendasikan orang yang layak untuk duduk di kabinet. Tapi saya tetap di partai dan DPR," janji Muhaimin.Menyinggung kasus suap di KPU, Muhaimin meminta kepada KPK agara proses hukum terhadap anggota KPU yang terlibat suap segera diselesaikan. "Langkah hukum itu harus cepat diselesaikan. Semua yang terlibat harus ditindak tanpa pandang bulu dan tanpa kambing hitam," kata Muhaimin.Untuk mendorong itu, pimpinan DPR akan segera mengupayakan adanya konsultasi dengan presiden. "Kita upayakan konsultasi dengan presiden secepatnya. Pergantian menunggu putusan berkekuatan hukum tetap," tegasnya.
(mar/)











































