Kongres Partai Demokrat Ricuh Lagi
Senin, 23 Mei 2005 00:24 WIB
Denpasar - Kongres Partai Demokrat kembali ricuh. Kericuhan kali ini dipicu atas ketetapan hasil pemilihan putaran pertama sebagai ketua umum terpilih atau bukan.Pada awal sidang Ketua Sidang Markus Silano memutuskan, bagi 8 bakal calon yang nantinya memilki 50 plus 1 suara maka berhak maju menjadi calon ketua umum di putaran kedua. Tetapi pada putaran pertama menghasilkan 3 bakal calon yang lolos ke putaran kedua, yakni Subur Budhi Santoso 106 suara, Hadi Utomo 264 suara dan Suratto Siswodihardjo 72 suara.Ketika putaran 1 diumumkan salah satu peserta Kongres Sukarnotomo langsung mengambil mikrofon dan membacakan pasal 28 ayat 6 tentang Tata Tertib Kongres Partai Demokrat, calon ketua umum yang mendapat suara terbanyak maka menjadi ketua umum terpilih. Hal ini menimbulkan perdebatan sengit di antara peserta sidang dan pimpinan sidang.Semua peserta kemudian ikut-ikutan berdiri sambil berteriak-teriak. "Pimpinan tidak demokratis," seru mereka. Ketika yang seorang teriak, yang lain pun ikut teriak juga. Bahkan ada yang tak mengetahui persoalan ikut-ikutan teriak.Menurut perhitungan panitia, Subur Budhi Santoso mendapatkan 23,2 persen, Hadi Utomo 57,8 persen dan Suratto mendapatkan 15,8 persen. Akhirnya, sidang diskor selama 30 menit lalu pimpinan sidang menetapkan pemilihan dilanjutkan putaran kedua dengan 3 calon tadi.Sementara lima calon lain yang gugur antara lain, Agus Abubakar Arsa, Hamidah Hamid, Sutan Bhatoegana, Nurhayati Assegaf dan Ahmad Mubarok. Presiden SBY direncanakan akan hadir dan memberikan selamat kepada ketua umum terpilih.
(mar/)











































