"Kami Khofifah, itu final. DPP Golkar memutuskan Khofifah, (dalam rapat) tadi," ujar Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Golkar Indonesia I (Jawa-Sumatera) Nusron Wahid di DPP Golkar, Jl Anggrek Neli, Jakbar, Senin (2/10/2017).
Artinya, Khofifah membutuhkan 9 kursi lagi untuk maju ke Pilgub Jatim. Di DPRD Jatim, Golkar memiliki 11 kursi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya nggak apa-apa, Golkar mengusung pas rapat hari ini Khofifah. Tapi belum ada calon wakilnya," terang Nusron.
Kini, Golkar tinggal menunggu pengunduran diri Khofifah sebagai Mensos. Dengan demikian, Golkar juga menunggu keputusan dari Presiden Jokowi untuk melepas Khofifah.
"Dengan catatan, kalau Khofifah didaftarkan harus mundur. Otomatis itu. Tapi, bahwa kita akan mengusung Khofifah, iya," terang Nusron.
Soal koalisi, Golkar juga melirik NasDem dan Hanura. "Untuk koalisi bisa NasDem, Hanura, dan yang penting kita usung Khofifah," papar Nusron. (dkp/elz)











































