Djarot: Ketua DPRD DKI Tolak Anggaran Rp 3 Juta Sekali Rapat

Djarot: Ketua DPRD DKI Tolak Anggaran Rp 3 Juta Sekali Rapat

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 02 Okt 2017 18:16 WIB
Djarot: Ketua DPRD DKI Tolak Anggaran Rp 3 Juta Sekali Rapat
Djarot Saiful Hidayat (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menolak anggaran Rp 3 juta sekali rapat. Biaya untuk sekali rapat yang masuk ke APBD-P sebesar Rp 300-400 ribu.

"Untuk biaya jasa rapat, itu aturannya antara Rp 300-400 ribu. Itu kita masukkan. Tadi Pak Ketua (Ketua DPRD DKI) juga sampaikan dia tak mau kalau biaya jasa untuk rapat dipatok Rp 3 juta untuk pimpinan," ujar Djarot seusai rapat di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakpus, Senin (2/10/2017).

Djarot juga mengatakan DPRD DKI menyetujui kenaikan tunjangan anggota Dewan. Kenaikan tunjangan disebutnya tetap sesuai aturan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah masuk. Sudah kita kunci sesuai aturan. Ketua Dewan Pak Pras sudah oke," lanjut Djarot.

[Gambas:Video 20detik]

Kemudian, tunjangan transportasi harus disesuaikan. "Pertama tentang biaya kunjungan kerja. Kita mengacu aturan Kemenkeu. Kedua, untuk tunjangan transportasi itu harus disesuaikan, anggota itu harus dibawa pimpinan. Saya bilang sesuaikan dengan kapasitas cc-nya. Saya tawarkan ambil yang 2.400 cc, dalam hal ini Accord, artinya Rp 21,5 juta," jelas Djarot.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) DKI Jakarta Muhamad Yuliadi mengatakan kebutuhan tunjangan anggota DPRD diestimasikan Rp 12 miliar. Jumlah itu akan dimasukkan ke APBD-P 2017.

"Kita kebutuhannya itu, jumlahnya Rp 12,556 miliar," kata Yuliadi. (yld/dkp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini