Deretan Duel Manusia Vs Ular yang Ngeri dan Menantang Maut

Deretan Duel Manusia Vs Ular yang Ngeri dan Menantang Maut

Niken Purnamasari - detikNews
Senin, 02 Okt 2017 17:44 WIB
Deretan Duel Manusia Vs Ular yang Ngeri dan Menantang Maut
Foto: (Istimewa)
Jakarta - Ular menjadi hewan yang ditakuti oleh sebagian orang. Saat berhadapan langsung, banyak yang panik dan berusaha untuk melawan hewan reptil tersebut. Tak mudah untuk bergelut melawan ular.

Salah satu jenis ular yang paling ditakuti adalah piton. Memang ular tersebut tidak beracun dan menggigit mangsa. Namun kekuatan belitan ular berukuran besar itu mampu melumpuhkan mangsa dalam hitungan menit saja.

Aksi duel manusia melawan ular pun tak jarang berujung maut. Ada yang selamat namun mereka mengalami luka-luka. Seperti yang dialami oleh Robert Nababan (37), warga Desa Sungai Akar, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Robert dirawat di rumah sakit setelah melawan ular piton. Robert dirawat di rumah sakit setelah melawan ular piton. Foto: (Istimewa)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tubuhnya masih terbaring lemas di RSUD Inah Sari. Lengan dan jari kirinya mengalami luka robek serius setelah digigit ular piton. Korban sempat bergelut dengan ular sepanjang 7 meter itu dan selamat.

Selain Robert, masih ada kisah lainnya manusia vs ular seperti berikut ini.

1. Cerita Jayusman Bergelut Melawan Lilitan Ular Piton

Ular piton sepanjang 2,5 meter ditemukan di atap rumah warga di Semarang, Jawa Tengah. Ular itu menggigit si pawang, Jayusman, dua kali saat hendak dimasukkan ke karung.

Ular piton itu tepatnya ditemukan di salah satu kamar milik seorang warga di Puspowarno Tengah II gang 8 Semarang. Sesampainya di rumah warga tersebut, ia segera mengambil kursi dan pisau untuk menakut-nakuti ular agar jatuh ke lantai.

Begitu ular sampai ke lantai, Jayusman segera menangkap hewan melata itu. Tapi ternyata usahanya tidak mudah, ia sempat mendapat gigitan dua kali di tangan.

"Saya juga dililit kuat di bagian kaki. Banyak orang di sana tapi takut semua, jadi saya sendirian," ujar Jayusman pada 2012 lalu. Setelah berusaha dengan susah payah, akhirnya Jayusman berhasil memasukkan ular tersebut ke sebuah karung dan membawanya pulang.

"Digigit dua kali dan dililit. Prosesnya sekitar 15 menit soalnya berontak terus. Untung saya pernah berguru ke Pak Sutono salah satu pawang ular di Jateng," terangnya.


2. 'The Power of Mbah Saimin', Digigit Ular Justru Si Ular Mati

Cerita unik terjadi di Banyuwangi, Jaawa Timur. Mbah Saimin diserang dan digigit oleh ular berbisa. Namun ajaibnya, justru ular tersebut yang mati. 'Kesaktian' Mbah Saimin melawan ular itu menjadi perbincangan masyarakat.

"Serius ini, ularnya justru yang mati," kata Samidi (60), salah warga setempat sekaligus pemilik lahan yang ditempati Saimin Jumat (29/4/2011).

Samidi mengaku tidak tahu kenapa hewan berbisa itu mati setelah menggigit Mbah Samin. "Digigit anjing liar juga tidak apa-apa. Tuhan memang maha adil," ujarnya.




3. Hebatnya Busro Lawan dan Tangkap 3 Piton

Busro Ilham adalah pedagang kaki lima di Tuban, Jawa Timur. Dia juga dikenal sebagai 'pemimpin' dalam operasi perburuan ular yang memangsa hewan ternak di wilayahnya.

"Sudah biasa sejak kecil mainnya sama ular. Karenanya sering dimintai bantuan orang menangkap ular," ujarnya di ruang tamu rumahnya.

Hingga warga dihebohkan dengan kemunculan 3 piton. Busro dengan berani menangkap 3 piton itu dan tak ada satupun yang dibunuhnya. "Saya buang jauh-jauh gitu aja, nggak pernah saya membunuhnya," imbuhnya.
ular piton.ular piton. Foto: Ghazali Basuki


Busro mengklaim dirinya kebal racun atau bisa ular apapun. Bahkan, tak jarang warga yang terkena gigitan ular berbisa datang kepadanya untuk diobati. Busro pun kemudian mengobatinya dengan cara menghisap racun ular dari tubuh pasien yang digigitnya.

"Pernah ada yang digigit ular berbisa, terus saya obati dengan saya hisap racunnya. Mungkin ini turunan dari kakek," katanya.


4. Aksi Robert Bak Film 'Anaconda' Melawan Ular

Robert Nababan (37), warga Desa Sungai Akar, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau terbaring lemas di RSUD Inah Sari. Lengan dan jari kirinya mengalami luka robek serius setelah digigit ular piton. Korban sempat bergelut dengan ular sepanjang 7 meter itu dan selamat.

Kepada wartawan, Robert sempat bercerita singkat. Serangan ular piton itu terjadi pada Sabtu (30/9) menjelang magrib. Waktu itu dia baru pulang kerja sebagai petugas satpam di perusahaan perkebunan sawit.
Penampakan ular piton yang dilawan Robert. Penampakan ular piton yang dilawan Robert. Foto: (Istimewa)


Ketika pulang kerja dengan sepeda motor, dia melintasi jalan kabupaten. Di tengah jalan, dia melihat ada dua orang yang akan melintas namun berhenti di tengah jalan.

Rupanya dua warga tadi yang berhenti tak berani melintas karena di badan jalan ada ular piton yang cukup besar. Saat itulah Robert memberanikan diri menangkap ular tersebut.

Penampakan ular piton yang dilawan Robert. Penampakan ular piton yang dilawan Robert. Foto: (Istimewa)


"Saya coba untuk menangkapnya. Tangan saya digigit, dan sempat bergelut," kata Robert.
Halaman 2 dari 2
(nkn/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads