CCTV Bersuara Diprioritaskan di Jalan Protokol Ibu Kota

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Senin, 02 Okt 2017 14:43 WIB
Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Jakarta - CCTV bersuara rencananya akan dipasang oleh Unit Pelayanan Sistem Pengendali Lalu Lintas (UP SPLL) Dishub DKI Jakarta di seluruh persimpangan. Prioritasnya akan dipasang di jalan protokol Ibu Kota.

"Keseluruhan, tapi skala prioritas, terutama yang ramai kita akan pasang. Karena kita harus analisa dulu yang akan kita targetkan," kata Kasubag Tata Usaha UP SPLL Dishub DKI Arief Ilmiawan saat ditemui di ruang NOC, gedung Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2017).

Arief mengaku UP SPLL mempunyai 150 kamera yang terhubung ke pusat kontrol. Sebanyak 30 di antaranya kamera CCTV jenis PTZ (pan-tilt-zoom). Namun baru 14 yang ditampilkan di Jakarta Smart City (JSC).

"Baru 14 yang kami publish di JSC. Kita targetkan kamera PTZ dengan speaker dulu di jalan protokol. Nanti bertahap, nunggu anggaran 2018," ujar Arief.

Teknisi sistem jaringan CCTV bersuara ini, Fadillah, mengatakan CCTV jenis PTZ rencananya akan dipasang satu unit di setiap persimpangan. Satu unit PTZ ini mampu mencakup seluruh lokasi di persimpangan.

"Satu saja, soalnya kita mengandalkan PTZ untuk menegur pengendara, dari kamera kita. Kalau persimpangan yang 4 ruas ya ditaruh di tengah. Kalau yang serong persimpangannya kita taruh di pojok serongannya," jelas Fadillah.

Sedangkan penggunaan pengeras suara digunakan berdasarkan kebutuhan persimpangan. Menurutnya, bila persimpangannya seperti persimpangan MH Thamrin-Kebon Sirih, dua loudspeaker dinilai cukup.

"Tergantung persimpangannya besar atau tidak. Kalau satu cukup ya pasang satu. Kalau speaker kan ngaruhnya ke volume apa besar atau kecil. Kalau kamera bisa diputar-putar sendiri dari sistem di PC," tuturnya. (cim/nvl)