Isu
Sebuah pesan berantai beredar di aplikasi pesan instan pada Minggu (1/10/2017). Isinya adalah video berdurasi 38 detik dengan gambar yang cukup mengerikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesan yang beredar menyebutkan itu adalah bom bunuh diri yang meledak di Kabah. Cukup mengerikan.
Investigasi
detikcom mencoba menelusuri kebenaran informasi yang tersebar melalui broadcast tersebut. Jawabannya ditemukan dari media-media Arab Saudi.
Salah satu media besar di Arab Saudi yaitu Okaz (okaz.com) memberitakan pada Sabtu, 30 September 2017 kemarin. Di sana juga beredar broadcast video penuh darah seperti yang dimaksud.
Pihak pengamanan Masjidil Haram mengungkapkan fakta dari yang beredar di medsos tentang ceceran darah di depan Hajar Aswad, Kabah, Masjidil Haram. Jubir pasukan pengaman Masjidil Haram, Mayor Sameh Al Salami mengatakan gambar darah yang berceceran di lokasi Tawaf sekitar Hajar Aswad dan beredar di medsos adalah gambar lama.
Video itu merupakan insiden yang menimpa seorang jemaah asal Afrika berusia sekitar 50 tahun. Ia tergincir dan jatuh sehingga menderita luka-luka pada kakinya.
Sesaat setelah kejadian pihak pengamanan masjidil haram langsung mendatangkan ambulans dan melarikan jemaah tersebut ke rumah sakit Ajyad untuk mendapatkan perawatan yang semestinya.
Kesimpulan
Foto: (Mindra/detikcom) |
Broadcast berisi video yang disebut bom bunuh diri di dekat Kabah, Masjidil Haram adalah informasi palsu (HOAX). Ternyata itu adalah video lama soal jamaah yang mengalami insiden jatuh sampai berdarah, bukan bom bunuh diri. (fay/imk)












































Foto: (Mindra/detikcom)