Operasi Pemisahan Kembar Siam Anjeli & Anggi Sukses
Minggu, 22 Mei 2005 07:32 WIB
Jakarta - Dua bayi kembar siam asal Indonesia Anjeli dan Anggi (15 bulan) berhasil dipisahkan setelah 10 jam operasi di Singapura, Sabtu (21/5/2005). Kembar siam yang menempel di bagian pinggang itu dalam kondisi baik.Operasi di RS Gleneagles tersebut melibatkan 15 orang dokter bedah. Anjeli dan Anggi yang terlahir dengan tiga kaki dilaporkan saat ini dalam masa penyembuhan, meski diketahui salah satunya memiliki gangguan jantung."Tapi saya yakin dalam seminggu ini bila tak ada komplikasi, mereka akan terhindar dari bahaya," kata salah seorang anggota tim operasi Edward Kiely, seperti dilansir Reuters Minggu (22/5/2005) pagi.Operasi sempat rumit, karena para dokter harus memisahkan organ dalam yang hanya dimiliki satu oleh kedua bayi itu. "Segalanya belum jelas sampai saat terakhir, mengenai bayi mana yang mendapatkan bagian apa," kata Kiely.Kedua bayi itu masing-masing kini memiliki satu kaki yang berfungsi. Satu kaki yang sebelumnya berada di bagian tengah dan bersatu dengan pinggang, dilepaskan.Biaya operasi tehadap dua bayi dari penjual makanan asal Medan itu mencapai US$ 270.000 atau sekitar Rp 2,5 miliar. Seluruh biaya dibayar oleh seorang pengusaha Indonesia dan beberapa dokter juga berinisiatif mengurangi tarif mereka.Meng Harmaini (37), ibu si kembar mengatakan, mereka datang ke Singapura karena dokter di Indonesia tidak dapat mengoperasi kedua anaknya. "Saya lega bahwa semuanya berakhir dengan sukses," katanya.Bayi kembar ini tiba di Singapura pada bulan Februari 2005 lalu. Sebelum dilakukan operasi, mereka mendapatkan serangkaian tes medis dari para dokter.
(fab/)