Pemerintah Tak Bisa Larang Warganya Ikut Miss Universe

Pemerintah Tak Bisa Larang Warganya Ikut Miss Universe

- detikNews
Sabtu, 21 Mei 2005 23:29 WIB
Yogyakarta - Meski timbul pro dan kontra, pemerintah Indonesia mengaku tak bisa melarang warganya mengikuti kontes ratu sejagad Miss Universe yang digelar di Thailand. Tapi pemerintah juga tidak akan mempromosikan kegiatan tersebut.Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Sofyan Djalil, usai acara dialog antar generasi di Hotel Saphir, Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta, Sabtu (21/5/2005)."Harus kita sadari bahwa masyarakat Indonesia itu majemuk. Namun pemerintah tetap menghargai bila ada perbedaan pendapat di masyarakat," katanya.Keikutsertaan Indonesia dalam kontes Miss Universe 2005 memang mendapat reaksi berbeda dari masyarakat. Mereka yang tidak setuju mempunyai alasan bahwa hal itu tidak sesuai dengan budaya dan kepribadian bangsa."Sedangkan yang setuju, mereka berpandangan kegiatan itu mempunyai hal positif, yakni mempromosikan Indonesia ke internasional," kata Djalil.Nilai minus dari keikutsertaan Putri Indonesia tahun 2004 Artika Sari Devi adalah karena sebagian masyarakat Indonesia belum paham mengenai kontes tersebut."Sebab peserta harus pula pintar dan luas pengetahuannya. Jadi kalau hanya bermodal cantik saja, dipastikan seorang peserta tidak akan menjadi Miss Universe," katanya.Meski demikian, kegiatan itu belum tentu efektif untuk promosi pariwisata. Namun Djalil tidak setuju apabila kontes Miss Universe digolongkan sebagai kegiatan pornografi."Bagi Indonesia yang paling penting saat ini adalah, bagaimana menjadikan kondisi negeri ini kembali baik, keamanannya juga bagus, sehingga banyak wisatawan asing yang datang," demikian Sofyan Djalil. (fab/)


Berita Terkait