"Rata-rata lama pemilih di TPS di bilik itu sama dengan yang kemarin (simulasi tahap I). Jadi, kalau kita lihat tadi, kita hitung, rata-rata pemilih di dalam bilik suara itu 5 menit. Itu tanpa preferensi, ya. Ada yang 3 menit. Ada yang 7 menit. Kita hitung rata-rata jadi 5 menit," ujar komisioner KPU Ilham Saputra saat konferensi pers di Restoran Tumbar Jinten, Perum Grand Sentul City Blok C4.1 No 31, Cadas Ngampar, Sukaraja, Bogor, Sabtu (30/9/2017).
Ia mengungkapkan, waktu paling lama di dalam bilik suara adalah 8 menit, tanpa preferensi. Namun ia memperkirakan pemilih akan membutuhkan waktu yang lebih lama jika dengan preferensi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilham mengungkapkan, dari hasil RDP dengan Komisi II DPR RI, sesuai dengan undang-undang yang berlaku, Komisi II menginginkan perhitungan suara harus selesai pada hari yang sama. Hal tersebutlah yang saat ini tengah dicari formulanya oleh KPU.
"Kalau kemudian kita turunkan jumlah pemilih seperti sekarang ini menjadi 300, nanti akan kita lihat. Apakah penghitungannya paling tidak bisa selesai sebelum jam 12 malam. Nah, ini yang sedang coba kita perkirakan untuk kita hitung," ujarnya.
Adapun dalam kegiatan simulasi ini, terdapat 310 DPT. Sebelumnya, KPU menyelenggarakan simulasi Pemilu 2019 tahap pertama di Tangerang, Banten. (bag/bag)










































