Hal tersebut disampaikan Dubes Peter Gontha dalam kunjungannya ke Institut Pertanian Bogor (IPB) pada kegiatan Ambassador Lecture 2017, Jumat (29/9/2017). Jika dilihat dari hubungan ekonomi antara Polandia dan Indonesia, sejak 2009 ada tren yang positif dan terus meningkat.
Kepada mahasiswa dan staf pengajar IPB, Peter Gontha mengawali materinya dengan memperkenalkan dan memberi gambaran umum tentang Polandia. Ada penjelasan secara geografis, luas lahan, jumlah penduduk, aktivitas pertanian, dan sistem pendidikan tinggi di Polandia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dubes RI Peter Gontha (Dok Istimewa) |
Selain sektor pertanian, Peter Gontha menyampaikan dorongan untuk melanjutkan hubungan dan kerja sama dengan pendidikan tinggi di Polandia. Sistem pendidikan tinggi di Polandia, kata Peter, sudah berkembang lama.
Ini ditandai dengan keberadaan Universitas Jagiellonian yang sudah berdiri sejak abad ke-14. Polandia pun sudah tidak asing dengan mahasiswa dari luar negeri. Sejak abad ke-15, tercatat lebih dari 40% mahasiswa di Polandia berasal dari luar negeri.
Saat ini, jumlah mahasiswa asing asal Indonesia masih tercatat sedikit, bahkan dari segi rasio masih kalah dibanding negara tetangga Malaysia. Ke depan, Polandia patut dipertimbangkan sebagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik untuk gelar master maupun doktor.
Ambassador Lecture merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB). Setiap tahun, IPB selalu menghadirkan para duta besar negara-negara sahabat.
"Secara khusus, pelaksanaan kegiatan Ambassador Lecture ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait pembangunan ekonomi dan pertanian di Polandia, sebagai salah satu negara penyuplai bahan pangan terbesar untuk Uni Eropa," kata Eny Widia Astuti, Ketua penyelenggara Ambassador Lecture 2017. (fay/imk)












































Dubes RI Peter Gontha (Dok Istimewa)