DetikNews
Jumat 29 September 2017, 15:48 WIB

KY Tetap Kawal Putusan Praperadilan Setya Novanto

Yulida Medistiara - detikNews
KY Tetap Kawal Putusan Praperadilan Setya Novanto Jubir KY Farid Wajdi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) memantau putusan sidang praperadilan Setya Novanto. Pengawasan KY telah dilakukan sejak awal persidangan dimulai.

"Sejak awal persidangan. Pada proses pemantauan persidangan, KY fokus pada etika hakim dalam mengelola perkara ini baik perilaku on bench conduct (perilaku di dalam sidang) maupun off bench conduct (perilaku di luar sidang)," ujar Jubir KY Farid Wajdi, saat dihubungi detikcom, Jumat (29/9/2017).

Ia mengatakan KY melakukan pemantauan secara tertutup dan terbuka, baik perilaku hakim di dalam maupun di luar sidang. Metode pemantauan yang dilakukan dilakukan bergantung pada penilaian internal.

"Penggunaan metodenya sangat bergantung pada penilaian internal tentang urgensi kasus yang dihadapi. Soal kontinyuitasnya, tidak bisa kami jelaskan satu per satu, namun secara umum untuk kasus yang menarik perhatian publik selalu kontinu baik terbuka atau tertutup," kata Farid.

Farid memastikan KY mengawal sidang tersebut dengan niat baik. Namun ia juga meminta warga untuk berkontribusi melakukan pemantauan.

"Kami memastikan tugas KY mengawal proses sidang ini dilakukan dgn itikad yg baik dan sesuai dgn peran yg diberikan oleh negara. Namun, kami juga meminta kepada publik utk juga berkontribusi dalam memonitor perkembangannya serta benar-benar menjaga kemandirian prosesnya," ucapnya.

"Jika hal itu berkaitan dengan substansi dan ranah kemandirian hakim, apalagi proses hukumnya sedang berjalan, KY tidak dalam posisi menilai hal dimaksud. Selain itu, SOP di KY jika sebuah proses hukum sedang berlangsung tidak boleh dinilai. Karena akan mengganggu independensi hakim," kata Farid menambahkan.

Farid menyebut KY membatasi diri berkomentar terkait substansi perkara. Sebab KY menjaga independensi hakim.

"Kami membatasi diri untuk tidak berkomentar mengenai substansi perkara, sebab selain independensi hakim yang wajib dijaga selain itu proses hukumnya bakal berlangsung," ungkapnya.

Seperti diketahui Novanto meminta status tersangkanya digugurkan. Sidang putusan praperadilan Novanto dijadwalkan hari ini pukul 16.00 WIB. Sidang tersebut dijadwalkan akan dibacakan hakim tunggal Cepi Iskandar.
(yld/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed