Gerindra Jabar dan Deddy Mizwar Memanas, Ini Kata PKS

Pilgub Jabar 2018

Gerindra Jabar dan Deddy Mizwar Memanas, Ini Kata PKS

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 29 Sep 2017 07:20 WIB
Gerindra Jabar dan Deddy Mizwar Memanas, Ini Kata PKS
Ledia Hanifa Amalia (Foto: dok. pribadi)
Jakarta - Manuver DPD Gerindra Jabar dengan pasangan Deddy Mizwar (Demiz) dan Ahmad Syaikhu soal Pilgub Jabar kembali memanas. Terkini, Demiz menolak bertemu Gerindra karena merasa ditolak oleh DPD Gerindra Jabar.

PKS sebagai parpol yang masih dalam satu koalisi dengan Gerindra enggan mencampuri internal DPD Gerindra Jabar. PKS, yang sejak awal mengusung Demiz-Syaikhu belum berpikir untuk melepas koalisi dengan Gerindra.


"Sampai sekarang kami tidak pernah berpikir untuk berpindah koalisi karena secara umum sudah ada pembicaraan dengan Ketua DPP. Kami juga tidak bisa mencampuri urusan internal Gerindra," ujar Ketua Bidang Humas DPP PKS, Ledia Hanifa Amaliah saat dihubungi, Kamis (28/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ledia, dinamika yang terjadi saat ini wajar mengingat keputusan masih belum final. Ia kembali menjelaskan, akan ada pembicaraan lanjutan dengan Gerindra terkait Pilgub Jabar.

"Kami tidak bisa memprediksi sesuatu yang terjadi ke depan. Dinamika wajar dalam politik. Nanti ada pembicaraan lagi entah bagaimana ya. Saya tidak mau berbicara masalah keluar koalisi," kata Ledia.

Jadi, keputusan ada di masing-masing parpol. Nanti baru kedua orang ini (Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto) akan membicarakan lebih jauh," tutur Anggota DPR dari Dapil Jabar I ini.

Sebelumnya, Demiz ogah bertemu dengan Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi karena pernyataan pencabutan dukungan. Mulyadi merespons Deddy dengan mengatakan tanggung jawab pilgub ada pada dirinya.


"Secara pribadi, saya menghormati beliau. Tapi, secara organisasi, saya harus bertanggung jawab untuk memastikan parameter Gerindra untuk mengusung kandidat di pilgub sesuai arahan ketum, yaitu dari kader dan harus menang," ujar Mulyadi kepada wartawan, Kamis (28/9). (dkp/elz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads