DetikNews
Kamis 28 September 2017, 11:49 WIB

Pemerintah Belum Beri Izin Konser Dream Theater di Prambanan

Danu Damarjati - detikNews
Pemerintah Belum Beri Izin Konser Dream Theater di Prambanan Personel Dream Theater saat manggung. (Foto: dok detikHOT)
Jakarta - Konser grup musik rock Dream Theater tak jadi diselenggarakan di pelataran Candi Prambanan. Padahal panitia menyatakan sudah mengantongi izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun pihak Kemendikbud mengaku belum memberi izin itu.

Hal ini dinyatakan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. Dia mengaku pernah menjanjikan terbitnya izin kepada pihak penyelenggara, namun ada syaratnya.

"Dalam rapat disampaikan bahwa izin akan keluar jika panitia bisa membuktikan bahwa tidak akan ada masalah di lapangan," kata Hilmar kepada detikcom, Kamis (28/9/2017).

Baca juga: Mendikbud Bilang Aman, Konser Dream Theater Dipindah dari Prambanan

Namun ternyata syarat yang diberikan Hilmar tak kunjung terpenuhi. Syarat penting lain yang tidak terpenuhi adalah laporan dari ahli, terutama soal dampak dari bunyi dan getaran terhadap struktur Candi Prambanan.

"Tidak ada surat. Belum ada laporan tertulis dari ahli," kata Hilmar.

Namun Hilmar tak mau membahas lebih jauh soal izin yang belum terbit untuk konser 'JogjaROCKarta' di pelataran Candi Prambanan itu. Menurutnya, dengan dipindahkannya panggung ke Stadion Kridosono, hal itu sudah menjadi jalan keluar yang cukup.

"Saya kira yang penting mereka sudah cari jalan keluar," kata Hilmar.

Konser itu bakal digelar pada 29 dan 30 September besok. Dream Theater adalah satu-satunya grup musik luar negeri yang tampil di acara ini, dan akan tampil baik pada 29 maupun 30 September. Promotor 'JogjaRockarta' adalah Rajawali Indonesia.

Baca juga: Dream Theater Siap Manggung di Candi Prambanan

Sebelumnya, Project Director JogjaROCKarta, Bakkar Wibowo, sempat menyatakan pihaknya sudah mengantongi izn dari Dirjen Kebudayaan, yang tak lain dan tak bukan adalah Hilmar Farid. Konser di Prambanan dipercayainya bisa ikut mempromosikan Indonesia di mata publik internasional.

"Surat izin dari Dirjen Kebudayaan penggunaan Candi Prambanan sudah resmi keluar," kata Bakkar Wibowo lewat rilis pers, Selasa (12/9) lalu.

Akun Instagram pihak penyelenggara, yakni @jogjarockartafestival, memberitahukan perihal perpindahan tempat konser dari Prambanan ke Kridosono. Di bawah gambar surat pemberitahuan itu tertulis keterangan bahwa sebenarnya mereka sudah mengantongi izin untuk mengadakan konser di pelataran Candi Prambanan.

"Semua perijinan (perizinan) sudah kami dapat dan sudah sesuai prosedur. Namun karena ada kekhawatiran dari beberapa pihak dengan mempertimbangkan beberapa aspek teknis yang bisa berdampak terhadap kelestarian warisan heritage Candi Prambanan, yang menjadi dasar kami untuk memindah kembali venue ke Stadion Kridosono," tutur mereka.

Rencana tempat konser sempat berubah-ubah. Awalnya konser memang direncanakan digelar di Candi Prambanan, Sleman. Namun penyelenggara mengubah tempat konsernya menjadi di Kridosono, Yogyakarta. Pada 12 September diumumkan di akun Instagram 'jogjarockartafestival', tempat konser bakal balik lagi ke tempat semula, yakni di Candi Prambanan, Sleman. Hari ini, mereka mengumumkan konser dipindah ke Kridosono.
(dnu/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed