"Pelaku dua orang menggunakan senjata api laras panjang," kata Kapolsek Tiro Polres Pidie Ipda Junaidi dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (28/9/2017).
Insiden perampokan itu terjadi pada Rabu (27/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, seorang korban bernama Jamaluddin (50) yang berprofesi sebagai sopir masuk ke lokasi untuk mengantre memuat pasir di sungai Desa Pulo Tambo. Tak lama setelah parkir truk, Jamal dipanggil oleh kernetnya Ibnu Saddam (19) untuk menyenter ke tumpukan batu yang ada di sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu saudara Ibnu berkelahi sama pelaku tersebut dan saudara Ibnu kemudian lari karena diancam mau ditembak," jelas Junaidi.
Usai Ibnu kabur, Jamal tinggal sendiri di dalam dump truk. Kedua pelaku sempat menghajarnya dengan menggunakan tangan dan popor senjata laras panjang. Para pelaku juga mengambil uang sebanyak Rp 1 juta yang dimiliki Jamal.
Akibat perampokan tersebut, Ibnu mengalami luka gores di dada sebelah kiri dan Jamal mengalami luka di bagian kening. Tak lama usai kejadian, polisi turun tangan dan mendatangi lokasi kejadian.
"Kami mengingatkan kepada warga untuk berhat-hati waktu bekerja baik siang atau pun malam hari," ungkap Junaidi. (rvk/rvk)











































