Sekretaris Jenderal Apkasi Prof Nurdin Abdullah merasa prihatin dan berharap kasus ini menjadi yang terakhir bagi para kepala daerah di Indonesia.
"Kami merasa prihatin dan malu dengan penetapan tersangka pada Bupati Kukar. Kami harapkan mudah-mudahan ini kasus terakhir dan memberi pelajaran pada kepala daerah agar berhati-hati karena kebijakan saja kita bisa celaka, para bupati se-Indonesia mari kita bekerja dengan hati agar terhindar dari kejadian seperti OTT dan jadi tersangka KPK," ujar Nurdin saat ditemui di sela kegiatan simposium cagub-cawagub DPD Demokrat Sulsel di Hotel Four Point, Makassar, Rabu (27/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurdin menyarankan para kepala daerah mencontoh perilaku hidup sederhana dan bersih yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Nurdin juga berharap para kepala daerah lebih memprioritaskan kepentingan daerah dibanding kepentingan pribadi dan kelompok.
"Secara teori, sumber air jika di hulunya bersih maka di hilir juga akan bersih. Sudah ada contoh baik dari Presiden Jokowi yang bersih, harusnya kepala daerah juga bisa bersih. Mungkin sistem rekrutmen kepala daerah yang harus diperketat, bukan hanya aspek elektabilitas semata, namun moralitas tidak kalah penting," pungkas Nurdin. (fay/fay)











































