Sekjen Apkasi Prihatin atas Penetapan Tersangka Bupati Kukar

Sekjen Apkasi Prihatin atas Penetapan Tersangka Bupati Kukar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 27 Sep 2017 19:47 WIB
Sekjen Apkasi Prihatin atas Penetapan Tersangka Bupati Kukar
Nurdin Abdullah (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi oleh KPK. Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ikut prihatin.

Sekretaris Jenderal Apkasi Prof Nurdin Abdullah merasa prihatin dan berharap kasus ini menjadi yang terakhir bagi para kepala daerah di Indonesia.

"Kami merasa prihatin dan malu dengan penetapan tersangka pada Bupati Kukar. Kami harapkan mudah-mudahan ini kasus terakhir dan memberi pelajaran pada kepala daerah agar berhati-hati karena kebijakan saja kita bisa celaka, para bupati se-Indonesia mari kita bekerja dengan hati agar terhindar dari kejadian seperti OTT dan jadi tersangka KPK," ujar Nurdin saat ditemui di sela kegiatan simposium cagub-cawagub DPD Demokrat Sulsel di Hotel Four Point, Makassar, Rabu (27/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang penting, menurut Nurdin, tiap kepala daerah harus mampu membuat rakyat merasakan ada manfaat dari pemerintahannya. Jika tiap tahun anggaran APBD habis tapi publik tidak merasakan kehadiran pemerintahnya, menurut Nurdin, hal tersebut akan menciptakan pintu masuk KPK untuk menindak kepala daerah.

Nurdin menyarankan para kepala daerah mencontoh perilaku hidup sederhana dan bersih yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Nurdin juga berharap para kepala daerah lebih memprioritaskan kepentingan daerah dibanding kepentingan pribadi dan kelompok.

"Secara teori, sumber air jika di hulunya bersih maka di hilir juga akan bersih. Sudah ada contoh baik dari Presiden Jokowi yang bersih, harusnya kepala daerah juga bisa bersih. Mungkin sistem rekrutmen kepala daerah yang harus diperketat, bukan hanya aspek elektabilitas semata, namun moralitas tidak kalah penting," pungkas Nurdin. (fay/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads