Diguyur Hujan, Massa Aksi Hari Tani Tetap Bertahan

Diguyur Hujan, Massa Aksi Hari Tani Tetap Bertahan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 27 Sep 2017 13:56 WIB
Diguyur Hujan, Massa Aksi Hari Tani Tetap Bertahan
Foto: Aksi peringatan Hari Tani Nasional (Aditya Mardiastuti-detikcom)
Jakarta - Massa aksi Hari Tani masih melanjutkan aksinya meski diguyur hujan. Mereka dengan penuh semangat meneriakkan berbagai yel-yel dan tuntutannya.

"Tanah untuk Rakyat, mari kita semua berdiri, kibarkan bendera, teriakkan 'tanah untuk rakyat," teriak Sekjen Petani Indonesia, Agustina, di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Teriakan Agustinus langsung disambut peserta aksi lainnya. "Tanah untuk rakyat" teriak massa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa juga membawa berbagai atribut seperti bendera bendera bertuliskan Serikat Petani Pasundan (SPP), Serikat Tani Indramayu (STI), Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia, Solidaritas Perempuan, hingga Komunitas Nelayan Tradisional. Massa kebanyakan berasal dari petani Indramayu.

Dari massa ada juga yang telah berusia lanjut. Salah satunya pria berusia 60 tahun asal Indramayu, Ai. Dia mengaku mengikuti aksi ini agar hidup petani lebih sejahtera.

Ai mengaku selama ini bekerja sebagai petani dengan menggarap lahan milik negara. Namun ia juga harus membayar pajak sebesar Rp 400.000 per tahun.

"Saya ingin sejahtera, pengennya tanah digarap masyarakat, jangan dipajakin. Jadi menanam pisang dimakan sendiri, bukan dimakan Perum," kata Ai. (nvl/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads