FPI Makassar Bakar Bendera AS di Perempatan Jalan
Jumat, 20 Mei 2005 16:30 WIB
Makassar - Sikap anti Amerika terus merebak di Sulsel. Kali ini, sekitar 80 orang yang tergabung dalam Front Pemuda Islam (FPI) membakar bendera Amerika Serikat (AS) yang berukuran raksasa. Pembakaran ini dilakukan di tengah perempatan jalan Tol Reformasi. Pembakaran ini mereka lakukan sebagai bentuk protes atas sikap Amerika yang mereka nilai sebagai anti Islam. "Berbagai bentuk penzaliman telah dilakukan oleh Amerika terhadap Islam," ujar Haris, kordinator aksi di lokasi aksi, Jumat (20/5/2005). Bahkan menurut Haris, berita soal pelecehan Al Quran yang terjadi di Guantanamo adalah benar adanya. "Ada intervensi negara saat Newsweek meminta maaf atas kesalahan pemberitaan. Padahal, berita itu benar adanya," ujar Haris. Pembakaran bendera berukuran 4x7 meter ini dilakukan di perempatan tol. Akibatnya, kemacetan terjadi di sejumlah ruas jalan. Antara lain, Jl Urip Sumohardjo dan Jl Andi Pettarani, Makassar. Sebelum dibakar, mahasiswa menggeletakkan bendera tersebut di jalan beraspal itu. "Kami sengaja geletakkan di aspal, agar semua pengendara jalan menginjak-injak bendera Amerika ini," ujar Haris. Sementara itu, nampak puluhan aparat keamaman yang terus berjaga-jaga dan mengatur arus lalu lintas. Aksi ini berakhir setelah para pengunjuk rasa membakar bendera.
(asy/)











































