DetikNews
Rabu 27 September 2017, 02:49 WIB

Laporan Dari Madinah

65 Jemaah di Madinah Alami Diare, Belum Diketahui Penyebabnya

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
65 Jemaah di Madinah Alami Diare, Belum Diketahui Penyebabnya Ilustrasi jemaah haji dari Indonesia (Triono Wahyu S/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 65 jemaah haji di Madinah mengalami diare. Belum diketahui penyebabnya. Kondisi para jemaah langsung pulih setelah ditangani tim kesehatan.

Serangan diare pada jemaah kelompok terbang (kloter) 55 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 55) itu terjadi dalam 2 gelombang. Awalnya 45 jemaah pada Minggu (24/90), kemudian keesokan paginya 20 jemaah mengalami gejala serupa.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Amin Handoyo mengatakan jemaah ditangani tim medis sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan rumah sakit Arab Saudi. Jemaah diberi oralit dan obat. "Hari ini jemaah sudah pulih dan bisa beraktivitas seperti sediakala," katanya, Selasa (26/9/2017).

Amin mengaku belum bisa memastikan apakah kejadian itu berasal dari makanan katering atau makanan lainnya. Sebab, kata Amin, faktor penyebab diare sangat banyak.

Sempat beredar kabar, jemaah mengalami diare setelah mengkonsumsi makanan dari penyedia katering. Namun Amin menyebut, berdasarkan penelusuran, penyedia katering yang dimaksud tak hanya mendistribusikan makanan ke jemaah JKG 55.

"Hari itu, mereka (perusahaan katering) mendistribusikan makanan ke 12 kloter atau berkisar 4.000 - 5.000 jemaah, termasuk 389 jemaah JKG 55 dan 193 jemaah JKG 52 yang tinggal di hotel yang sama," terang Amin.

Sesuai dengan prosedur, sebelum dibagikan, makanan tersebut dites kelayakannya dan dikonsumsi oleh pengawas katering. "Kesimpulan sementara, katering tersebut layak makan saat didistribusikan ke jemaah," tuturnya.

Sepekan lalu, sebanyak 23 jemaah di Madinah juga mengalami gejala keracunan seperti muntah, pusing, dan diare. Dugaan awalnya, makanan dari penyedia katering dituding jadi penyebabnya. Namun berdasarkan uji sampel, makanan untuk jemaah aman dikonsumsi.

Terkait gejala keracunan yang dialami 23 jemaah, Kasi KKHI Madinah dokter Edi Supriyatna menyebut penyebab kejadian tersebut sangat banyak. Bukan hanya asupan, bisa juga lingkungan. Apalagi selama di Madinah, jemaah Indonesia tinggal dengan jemaah dari negara lain dalam satu hotel yang berbeda kultur dan tingkat kebersihannya.

Agar tak terjadi kejadian serupa, Amin mengatakan Daker Madinah akan berkirim surat ke pihak hotel untuk meningkatkan dan menjaga kebersihan. Selain itu, petugas sektor juga akan lebih intensif dalam mengawasi kebersihan.


(try/dnu)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed