DetikNews
Selasa 26 September 2017, 19:50 WIB

Top 5 News

CIA Pantau PKI hingga WhatsApp Tumbang di China

Mega Putra Ratya - detikNews
CIA Pantau PKI hingga WhatsApp Tumbang di China Foto: 20detik
Jakarta - Selasa, 26 September 2017, banyak informasi menarik yang kami sajikan untuk pembaca detikcom. Berbagai peristiwa di dalam dan luar negeri menjadi perhatian publik dan terus di-update dari berbagai sudut pandang.

Informasi menarik itu di antaranya CIA Pantau PKI, Demo Pegawai 7-Eleven, Paripurna Pansus KPK Panas, Mal Senayan City Dijual, dan WhatsApp Tumbang di China.

Berikut ini Top 5 News yang dirangkum detikcom hari ini:

[Gambas:Video 20detik]


1. CIA Pantau PKI

Peristiwa G30S/PKI tak luput dari pantauan badan intelijen AS, CIA. Para agen intelijen CIA di Indonesia sangat aktif memantau perkembangan situasi politik di Tanah Air dan melaporkannya ke Presiden Lyndon B Johnson lewat The President's Daily Brief.

Yang menarik adalah laporan tanggal 1 September 1965 dan 13 September 1965 disensor seluruhnya. Apa yang kira-kira dilaporkan CIA kepada Presiden AS? Setelah itu, 2 minggu menjelang peristiwa G30S/PKI, tidak ada laporan dari Indonesia. Hingga muncul laporan kejutan pada 1 Oktober 1965.

Baca laporan selengkapnya yang diterjemahkan dan ditulis ulang detikcom dalam Sebulan Jelang Peristiwa G30S/PKI dalam Pantauan CIA.

2. Demo Pegawai 7-Eleven

Mantan pegawai 7-Eleven (Sevel) menggelar demonstrasi di depan kantor PT Modern Internasional Tbk (MDRN) selaku induk usaha PT Modern Sevel Indonesia (MSI). Mereka menuntut hak-hak yang belum dibayarkan.

Ada 5 poin yang menjadi tuntutan utama para demonstran, yakni pesangon, gaji plus tunjangan, sisa THR, uang transpor, dan iuran Jamsostek yang sudah dipotong. Dari hasil perundingan, perusahaan sepakat membayarkan gaji, tunjangan, dan sisa 50 persen THR yang belum terbayarkan yang akan dilunasi dalam jangka waktu 2 minggu ke depan.

Baca selengkapnya di Ini 5 Tuntutan Eks Pegawai 7-Eleven.

3. Paripurna Pansus KPK Panas

Sidang paripurna terkait hasil temuan Pansus Hak Angket KPK berlangsung panas. Empat fraksi melakukan walk out (WO) untuk menolak perpanjangan masa kerja Pansus KPK.

Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ini dihujani interupsi dari peserta sidang. Fahri tak mengindahkan interupsi dari peserta sidang. Sekali lagi, ia menanyakan soal persetujuan peserta sidang terkait temuan Pansus.

Para peserta sidang lainnya menyetujui temuan Pansus. Setelah disetujui dan diketok palu, satu per satu fraksi, diawali PAN, melakukan WO. Lalu, aksi WO disusul Demokrat, PKS, dan Gerindra.

Baca selengkapnya di Paripurna Temuan Pansus Angket KPK Diwarnai Aksi Walk Out.

4. 'Mal Senayan City Dijual'

Baru-baru ini beredar iklan pada salah satu situs jual-beli online, rumah123.com, bahwa Mal Senayan City dijual dengan banderol Rp 5,5 triliun.

Manajemen Senayan City menyampaikan bahwa berita tersebut tidak benar. Meski dibantah dan telah ditegaskan bahwa Mal Senayan City tidak dijual pemiliknya, masuknya mal di bilangan Jakarta Selatan ini ke daftar jual di situs properti bisa jadi sebelumnya memang pernah ada niat menjual mal ini.

Country Manager rumah123.com Ignatius Untung menjelaskan masuknya Mal Senayan City ke listing atau daftar penjualan bisa saja terjadi karena proses verifikasi naiknya iklan yang sifatnya singkat dan tak mendalam.

Baca selengkapnya di Penjelasan Rumah123 Soal Iklan 'Mal Senayan City Dijual'.

5. China Blokir WhatsApp

WhatsApp akhirnya diblokir sepenuhnya di China. Setelah tak bisa berkirim foto dan video, kini layanan messaging milik Facebook itu pun tak lagi bisa berkirim pesan teks.

Padahal segala upaya sudah dilakukan CEO Facebook Mark Zuckerberg, dari sering berkunjung dan bertemu para pimpinan di negara itu sampai intensif belajar bahasa mandarin. Belum lagi, Mark juga kerap melancarkan bahasanya bersama sang istri, yang juga keturunan China.

Tak ada kesulitan berarti bagi China mengenyahkan WhatsApp dari negaranya, kenapa? Baca WhatsApp Diblokir Gak Ngaruh Bagi China.
(ega/nwy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed