DetikNews
Selasa 26 September 2017, 17:51 WIB

Jokowi Minta Warga di Sekitar Gunung Agung Patuhi Instruksi Petugas

Prins David Saut - detikNews
Jokowi Minta Warga di Sekitar Gunung Agung Patuhi Instruksi Petugas Presiden Joko Widodo (Bagus Prihantoro Nugro/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta warga di sekitar Gunung Agung mematuhi setiap instruksi dari petugas terkait erupsi Gunung Agung. Prioritas bagi pemerintah saat ini adalah keselamatan warga.

"Termasuk tentu saja kerugian ekonomi sekecil mungkin yang terhenti karena rakyat di sini mengungsi. Tapi tentu saja prioritas yang terpenting adalah keselamatan rakyat kita," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Klungkung, Bali, Selasa (26/9/2017).

Jokowi meminta warga mematuhi setiap instruksi gubernur, bupati, hingga petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal ini bertujuan agar segala dampak erupsi Gunung Agung dapat diminimalkan.

"Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh warga di sekitar Gunung Agung untuk patuh kepada seluruh instruksi petugas gubernur, bupati, BNPB, agar kita semuanya sekuat tenaga bisa meminimalisir seluruh dampak yang ada dari Gunung Agung ini. Dan kita semua memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar meringankan cobaan ini," kata Jokowi.

[Gambas:Video 20detik]



Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan area berbahaya Gunung Agung telah steril dari warga. Hanya, beberapa warga kembali ke area berbahaya untuk mengurusi ternak mereka.

"Menurut laporan yang saya terima sudah clear, tapi memang ada masyarakat yang kembali mengurus ternak. Ini tantangan kita bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya tidak lagi kembali ke rumahnya," kata Willem di Pos Pengungsian GOR Swacepura, Gelgel, Klungkung, Bali, Selasa (26/9).

Willem menjelaskan BNPB dalam kedaruratan Gunung Agung hanya sebagai pendamping BPBD dan Pemprov Bali. Karena itu, pemerintah pusat akan selalu berada mendampingi pemerintah daerah menangani para pengungsi yang angkanya telah mencapai lebih dari 54 ribu orang.

"Jadi kita selalu ada di sini untuk manajemen kedaruratan, mulai dari pendirian posko hingga pembentukan satgas tanggap bencana. Semua sesuai SOP dan prosedur. Jadi, apabila terjadi, maka erupsi tidak ada korban itu harapan kita," ucap Willem.

[Gambas:Video 20detik]


Saksikan Video 20detik Lainnya! Cemas di Tengah Status Awas Gunung Agung


(nvl/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed