Dibawa ke KPK, Nazaruddin Salami Pegawai KPU
Jumat, 20 Mei 2005 13:37 WIB
Jakarta - Di saat ruang kerjanya digeledah, Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Nazaruddin Sjamsuddin dibawa ke Kantor KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sebelum meninggalkan Kantor KPU, Nazaruddin menyalami para pegawainya. Pamit atau pertanda apa? Nazaruddin bersama empat penyidik KPK meninggalkan Kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat sekitar pukul 13.05 WIB, Jumat (20/5/2005). Nazaruddin berada dalam satu mobil dengan penyidik Adi D Jayamarta. Sementara satu mobil lainnya yang berisi para penyidik KPK mengikuti di belakangnya. Sebelum masuk ke dalam mobil Toyota Kijang warna siver milik KPK, Nazaruddin sempat menyalami para pegawai KPU yang berada di lobi. Nazaruddin juga tampak mengumbar senyumnya.Penampilan Nazaruddin kali ini agak berbeda. Bila biasanya memakai jas, kini guru besar Ilmu Politik UI (Universitas Indonesia hanya mengenakan baju lengan panjang warna ungu dengan dasi merah. Adi D Jayamarta menyatakan, Nazaruddin dibawa ke KPK untuk diperiksa terkait kasus korupsi di KPU. Ini merupakan pemeriksaan yang kesekian kalinya untuk Nazaruddin. Meski Nazaruddin dibawa ke KPK, tapi penggeledahan ruang kerja Nazaruddin tetap masih berlangsung. "Masih ada penyidik yang tetap di sini," kata Adi.Sebelumnya, Nazaruddin menunaikan salat Jumat di Masjid Nurut Taqwa yang berada di lingkungan kantor KPU. Saat salat Jumat, Nazaruddin tetap didampingi penyidik. Seusai salat Jumat, Nazaruddin tampak berdoa dan berzikir dengan khusyu'. Cukup lama. Setelah itu, saat meninggalkan masjid, Nazaruddin memasukkan sejumlah uang ke kotak amal di masjid itu. Saat wartawan menemuinya, Nazaruddin tetap tidak mau berkomentar. Nazaruddin hanya memberikan senyuman kepada wartawan.
(asy/)











































