DetikNews
Senin 25 September 2017, 19:01 WIB

Pansus DPR Ingin KPK Penuhi Undangan Meski Sudah RDP di Komisi III

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Pansus DPR Ingin KPK Penuhi Undangan Meski Sudah RDP di Komisi III Agun (kiri) dan Masinton Pasaribu (kanan). (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta - Pansus Hak Angket KPK bersikukuh ingin KPK menghadiri forum Pansus meski telah datang ke rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPR. Pansus punya alasan di balik kekukuhan mereka.

"Ada forum yang berbeda meskipun itu sudah diklarifikasi, klarifikasi itu kan bukan hanya disampaikan KPK pada Komisi III atau DPR tapi juga ke media," kata Anggota Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/9/2017).


"Tapi ini kan forum pendalaman, forum penyelidikan yang dilakukan Pansus Angket. Ini berbeda dengan pengawasan-pengawasan biasa. Keterangan KPK itu nanti dilakukan di bawah sumpah," imbuh politikus PDIP itu.

Sementara itu Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa memberi contoh beberapa hal yang akan didalami Pansus jika bertemu KPK. Menurutnya, pansus ingin mendalami soal tata kelola barang yang disita KPK.

"Kalau forum Komisi III itu bisa berubah jadi forum panitia angket dan kami bisa offside yang sebetulnya kalau itu forum angket kami bisa kejar," jelas Agun.

Hal yang ingin dikejar pansus dari KPK soal barang sitaan di antaranya soal aturan terkait kewenangan eksekusi barang sitaan dan rampasan. Agun juga ingin mendalami soal lelang.

Menurut dia, soal lelang ini seharusnya KPK menjelaskan aspek legalitas barang kepada publik. KPK juga menurut Agun harus menjelaskan soal kelengkapan barang lelang, seperti BPKB kendaraan, STNK kendaraan, dan soal pajak.


"Tidak dengan cara menggambarkan sebuah kendaraan dengan harga. Nggak begitu lelang," tutur politikus Golkar ini.

Masih menurut Agun, opini publik yang terbentuk ialah seolah-olah KPK penyelenggara lelang. Pansus disebutnya ingin mendalami hal tersebut.

Lebih dari itu, Agun mengatakan Mahkamah Konstitusi memutuskan tidak menerbitkan putusan sela atau provisi terkait uji materi hak angket. Karena itu, pansus mengharapkan KPK hadir memenuhi undangan mereka.

"Mudah-mudahan setelah esok kami menyampaikan laporan pada publik, harapan kami tak terlalu lama KPK bisa segera hadir, tidak harus menunggu putusan final mengikat dari MK, bisa lebih dulu hadir. Kita klarifikasi sehingga bisa menjadi polemik yang berkepanjangan," jelas Agun.

"DPR ingin cepat slesai. Kalau bisa esok hari selesai, kita siapkan konfirmasi. Saya masih pada pikiran positif KPK akan hadir pada saatnya," tambahnya.
(gbr/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed