DetikNews
Senin 25 September 2017, 17:36 WIB

Dinkes DKI Jatuhkan Sanksi ke RS Mitra Terkait Kematian Bayi Debora

Azzahra Nabilla - detikNews
Dinkes DKI Jatuhkan Sanksi ke RS Mitra Terkait Kematian Bayi Debora Jumpa pers Dinkes DKI soal kematian bayi Debora (Foto: Azzahra Nabilla/detikcom)
FOKUS BERITA: Kisah Pilu Bayi Debora
Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi kepada RS Mitra Keluarga, Kalideres, Jakbar terkait kematian Bayi Tiara Debora. Sanksi dijatuhkan berdasarkan hasil investigasi Dinkes DKI.

"Memberikan sanksi kepada pemilik Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres Jakarta yaitu PT Ragam Sehat Multifita untuk restrukurisasi manajemen dalam hal ini termasuk unsur pimpinan sesuai standar kompetensi paling lama 1 bulan setelah ditetapkan surat keputusan ini," ujar Kepala Dinkes DKI Jakarta, Koesmedi Priharto saat jumpa pers di kantornya, Gambir, Jakpus, Senin (25/9/2017).

Investigasi ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Dinkes DKI, Tienke Maria Margaretha. Selain kepada pemilik, Dinkes DKI mewajibkan RS Mitra harus melaksanakan lulus akreditasi rumah sakit paling lambat 6 bulan setelah ditetapkan surat keputusan ini.

"RS Mitra Kalideres Jakarta harus melaksanakan dan lulus akreditasi rumah sakit paling lambat 6 (enam) bulan setelah ditetapkan surat keputusan ini," ujar Koesmedi.

Dalam audit medis yang dilakukan Dinkes DKI, ditemukan bahwa RS Mitra Keluarga terbukti adanya kurangnya pemahaman Direktur tentang peraturan terkait perumahsakitan. Dinkes DKI mengancam membekukan operasional RS Mitra jika tidak mematuhi hasil investigasi.

"Apabila Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres Jakarta tidak melaksanakan poin ke satu dan ke dua, maka Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta akan menghentikan operasional rumah sakit," tutur Koesmedi.

Sementara itu, pihak RS Mitra menghormati keputusan yang dikeluarkan Dinkes DKI. RS Mitra akan menindaklanjuti hasil investigasi Dinkes DKI.

"Rekomendasi tentu akan kami pelajari kami akan lakukan konsolidasi internal kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan lebih baik lagi ke depannya," ujar Humas RS Mitra Keluarga, Nindya Libriyanti dalam kesempatan yang sama.

Debora meninggal dunia diduga karena tidak ditangani tepat waktu di RS Mitra Keluarga. Kasus ini menjadi perhatian dari berbagai pihak.
(dkp/rvk)
FOKUS BERITA: Kisah Pilu Bayi Debora
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed