Dihajar Petugas Trantib, Mahasiswa UKI Terbaring Koma
Jumat, 20 Mei 2005 12:10 WIB
Jakarta - Malang nian Victor Djami. Mahasiswa Falkutas Sastra UKI ini sudah empat hari terbaring koma setelah dihajar petugas ketentraman dan ketertiban (Trantib) saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kampusnya.Aksi pemukulan yang menimpa Victor terjadi pada 17 Mei 2005. Mahasiswa angkatan 2000 yang sedang menyusun skripsi ini mengalami luka serius di bagian kepala. Tempurung tengkoraknya remuk dan terpaksa menjalani operasi.Kondisi Victor masih krisis pascaoperasi yang dilakukan pada 18 Mei 2005 sejak pukul 00.00 hingga 07.00 WIB. Kini dia masih dirawat di Ruang ICU, RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (20/5/2005).Kepala Victor tampak diperban, tangannya diinfus dan diberi alat bantu pernafasan. Di sisi ranjang, sang ibu yang bernama Ance Djami tampak setia menunggu anaknya sadar kembali. "Saat ini, kami belum mengeluarkan biaya untuk operasi Victor dan obat-obatnya. Entah nanti siapa yang akan menanggungnya," ujar Ance lirih.Menurut dia, pihak keluarga telah melaporkan kasus pemukulan ini ke Polres Kramat Jati pada 18 Mei. Namun hingga kini, belum ada satu pun dari pihak kampus yang menengok kondisi anak sulungnya yang sudah yatim ini.Ance menambahkan, pihak keluarga akan bertemu dengan pihak kampus yang diwakili Rektor UKI Dr Bernard SM Hutabarat pada pukul 15.00 WIB.
(aan/)











































