DetikNews
Senin 25 September 2017, 16:39 WIB

PKS Minta Komisi I Panggil Panglima Bahas Isu Pembelian Senjata

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
PKS Minta Komisi I Panggil Panglima Bahas Isu Pembelian Senjata Ketua F-PKS Jazuli Juwaini (dok. PKS)
Jakarta - Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengenai isu penyelundupan 5.000 senjata ilegal dalam forum internal berbuntut panjang. PKS meminta Komisi I DPR memanggil Gatot untuk meminta penjelasan soal duduk perkara isu ini.

"Mungkin Komisi I perlu mengundang Panglima untuk minta penjelasan tentang hal tersebut. Kalau ada hal yang perlu diperbaiki dari sisi koordinasi dan komunikasi, berarti harus diperbaiki," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini kepada wartawan, Senin (25/9/2017).

Jazuli enggan menanggapi tudingan bahwa Gatot dianggap berpolitik atas pernyataannya dalam forum internal tersebut. Namun, menurutnya, isu penyelundupan senjata harus diusut tuntas.

"Saya tidak ingin terlibat memvonis siapa pun, tapi isu tentang pembelian senjata itu, menurut saya, serius dan harus di-clear-kan," imbuh anggota Komisi I DPR ini.

Sebelumnya, Ketua Setara Institute Hendardi angkat bicara mengenai isu panas 5.000 pucuk senjata. Ia menyarankan Presiden Jokowi berhati-hati menyikapi polemik yang bermula dari pernyataan Gatot ini. Ada hal-hal lain yang harus dipertimbangkan.


"Presiden Jokowi mesti berhati-hati mengambil sikap atas Panglima TNI. Karena Panglima TNI sedang mencari momentum untuk memperkuat profil politik bagi dirinya, maka tindakan atas Gatot Nurmantyo haruslah merupakan tindakan normatif dan biasa-biasa saja, sehingga cara-cara politik yang tidak etis yang sedang diperagakannya secara perlahan menjadi layu sebelum berkembang," ujar Hendardi dalam keterangannya, Senin (25/9).
(gbr/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed