Kalla: Wacana Reshuffle Kabinet Dikembangkan Kader Muda Golkar

Kalla: Wacana Reshuffle Kabinet Dikembangkan Kader Muda Golkar

- detikNews
Jumat, 20 Mei 2005 11:24 WIB
Jakarta - Reshuffle kabinet kian kencang diwacanakan. Golkar membantah mengajukan usulan itu, namun diakui wacana itu dikembangkan kader mudanya."Itu kan wacana yang dikembangkan oleh teman-teman yang muda-muda, dan aspirasi-aspirasi itu berkembang di kalangan yang muda," kata Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla saat ditanya mengenai usulan dari partai berlambang pohon beringin itu tentang reshuffle kabinet.Hal itu disampaikan dia usai membuka acara Rakernas Himpunan Wanita Karya di Hotel Kartika Chandra Jalan Gatot Soebroto Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2005)."Aspirasi itu bukan diusulkan Golkar dalam artian partai, tapi aspirasi dari bawah, itu hanya wacana dari bawah," tukas pria yang juga menjabat sebagai wakil presiden ini.Tapi yang pokok, lanjut dia, pemerintah sudah terbentuk. Kemudian sebagaimana dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak awal, pada waktu-waktu tertentu, yakni setahun, kabinet akan dievaluasi."Bahwa aspirasi itu ada, itu aspirasi yang berkembang di kalangan kader muda Partai Golkar," tegas Kalla menanggapi wacana reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu.Wacana reshuffle bermula dari pernyataan Kalla dalam Rapimnas I Kesatuan Perempuan dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pada 13 Mei 2005. Kalla berjanji akan mengganti menteri asal Golkar yang rapornya merah alias tidak mampu bekerja dengan baik.Kalla beralasan langkahnya itu senada dengan rencana Presiden SBY untuk mengevaluasi kinerja satu tahun seluruh menterinya yang dilantik pada 21 Oktober 2004 itu.Tercatat ada Fahmi Idris yang berstatus sebagai pengurus di Golkar menjabat sebagai menteri tenaga kerja dan transmigrasi. Lalu ada Aburizal Bakrie, pengusaha yang menjadi kader Golkar yang menjabat sebagai menteri koordinator perekonomian. Namun Golkar menyangkal kedua orang tersebut sebagai menteri perwakilan partainya. (sss/)


Berita Terkait