Jejak Pembunuh Bos Asaba yang Kabur Belum Terdeteksi
Jumat, 20 Mei 2005 11:36 WIB
Jakarta - Meski telah mengerahkan sebagian besar pasukannya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya Slamet Soebijanto mengaku belum berhasil menemukan jejak dua pembunuh bos PT Asaba yang kabur sejak 15 hari lalu."Kita sudah cari ke semua titik kemungkinan mereka berada. Namun tim yang dikerahkan ke tempat-tempat tersebut belum menemukan hasil," ungkap KSAL usai pengukuhan dirinya sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir di Markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat, (20/5/2005).KSAL menuturkan, sejauh ini pihak TNI AL telah mengerahkan sebagian besar pasukannya. Selain itu, TNI AL juga telah menyebarkan foto-foto dua buronan tersebut ke segala penjuru."Diharapkan yang tahu keberadaannya lapor ke kita. Ini juga untuk kepentingan kita bersama," kata KSAL. KSAL juga berjanji akan terus melakukan pengejaran hingga dua buronan itu berhasil ditemukan.Dua anggota marinir yang kabur dari ruang tahanan Pomal, Lantamal II, Jakarta pada Kamis, 5 Mei 2005 lalu itu adalah Letda Syam Ahmad Sanusi dan Kopda Suud Rusli. Kedua tersangka tersebut disewa Gunawan Santoso untuk membunuh Boedyarto dan pengawalnya Edy Siyep. Boedyarto dan Edy tewas setelah diberondong peluru saat sedang berolahraga di GOR Pluit, Jakut pada Juli 2003 lalu.Gunawan merupakan menantu Boediyarto. Atas ulahnya tersebut, Gunawan divonis hukuman mati oleh PN Jakut pada 24 Juni 2004 lalu.
(umi/)











































