"Teman-teman Pansus menjatuhkan marwah DPR," ujar Fickar dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (23/9/2017).
Pansus Hak Angket sendiri dibentuk untuk memperbaiki kinerja KPK. Fickar memandang forum angket sebenarnya tak perlu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Pansus Arsul Sani lalu membantah pernyataan Fickar. Dia menyebut pandangan Fickar sangat subjektif. Dia juga menyinggung pembentukan Pansus Pelindo, yang dinilai lebih kecil daripada Pansus KPK.
"Itu kan (Pansus KPK) perkara pribadi dikorek-korek," tanggap Fickar.
Anggota Pansus lainnya, Masinton Pasaribu, gantian membantah Fickar. Menurut Masinton, pernyataan Fickar salah besar.
"Ngorek-ngorek, ngarang-ngarang, jatuhkan orang, 10 dari 11 itu salah," tegas Masinton. (gbr/rna)










































