Polres Tangsel Temukan Omeprazol di Kos Pemandu Karaoke yang Tewas

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 23 Sep 2017 09:33 WIB
Ilustrasi (Bagus Kurniawan/detikcom)
Ilustrasi (Bagus Kurniawan/detikcom)
Tangerang Selatan - Polisi masih menyelidiki kematian Echi (25), pemandu karaoke di sebuah tempat hiburan di Serpong, Tangerang Selatan. Polisi juga memeriksa kamar kosnya dan ditemukan Omeprazol.

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto mengatakan pihaknya mendapatkan informasi tentang kematian Echi pada Jumat (22/9/2017).

"Pada hari Jumat, tanggal 22 September 2017, telah mendapat informasi dari masyarakat ada seorang wanita yang bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat hiburan (CC Karaoke) telah meninggal dunia," jelas Fadli kepada detikcom, Sabtu (23/9).

Berdasarkan informasi tersebut, penyidik melakukan penyelidikan ke tempat karaoke tersebut, yang beralamat di Ruko Golden Boulevards Blok P No 16-18 Serpong, Tangsel. "Wanita yang meninggal tersebut bernama Suheti alias Echi, umur 25 tahun," ucapnya.

Pihaknya juga telah mengumpulkan informasi ke RS Medika. Menurut keterangan dr Hendra, Echi dinyatakan telah meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB pada Kamis (21/9).

"Kemudian penyidik mengecek ke kosan almarhum, yang bersangkutan tinggal bersama pacarnya atas nama MF, di Adhi Mansion (sebelumnya disebut Green View, red), Jl Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel," urainya.

Di kamar kos tersebut, polisi melakukan penggeledahan dan ditemukanlah obat Omeprazol. Hanya, Fadli tidak menyebut berapa banyak obat yang ditemukan di kamar kos yang dihuni almarhumah itu.

"Keterangan dari MF bahwa almarhum sejak lama memiliki penyakit pada lambung dan terbiasa mengkonsumsi Omeprazol," lanjutnya.

Sementara itu, teman kerja Echi menerangkan hal yang sama. "Teman kerjanya menyatakan bahwa yang bersangkutan memiliki penyakit lambung dan sering mengkonsumsi obat yang menurut pengetahuan mereka adalah obat penahan nyeri," paparnya.

Polisi juga menemukan Omeprazol di loker barang Echi, di tempat karaoke tempatnya bekerja.

Berdasarkan kamera CCTV di kamar kos korban, pada Kamis (21/9) sekitar pukul 01.20 WIB, Echi terlihat tiba di kos dengan diantar rekan kerjanya menggunakan motor. Kemudian, pada siang harinya, pukul 14.42 WIB, korban masih terlihat sehat.

"Kamis, 21 September 2017, pada pukul 14.42 WIB masih berjalan keluar tempat kos, (korban) menghampiri sebuah mobil hitam, yang belakangan diketahui adalah pacar korban berinisial MF," tuturnya.

Saat ini korban telah dimakamkan di kampung halaman di Desa Kedung Sari, Kecamatan Rowosari Waleri, Kendal, Jawa Tengah. "Pihak keluarga telah menerima kematian almarhumah sebagai musibah karena tahu bahwa almarhumah memang telah lama menderita sakit di bagian lambung," tuturnya. (mei/ams)