DetikNews
Sabtu 23 September 2017, 03:48 WIB

WWF Indonesia Yakini Kucing Besar di Ujung Kulon Bukan Harimau Jawa

Bahtiar Rifa'i - detikNews
WWF Indonesia Yakini Kucing Besar di Ujung Kulon Bukan Harimau Jawa Foto: (Dok TNUK)
Pandeglang - World Wildlife Fund (WWF) Indonesia meragukan dugaan penemuan harimau Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Berdasarkan analisa gambar foto yang didapat, hampir dipastikan kucing besar tersebut bukan jenis harimau Jawa.

"Foto kucing besar sampai saat ini tidak terbukti kucing tersebut harimau. Dugaan kita adalah macan dahan panthera pardus dan habitatnya di TNUK di pulau Jawa," kata Arnold Sitompul dari Direktur Konservasi WWF Indonesia di Cilintang kawasan Ujung Kulon, Sumur, Pandeglang, Jumat (22/9/2017).

Dari analisa foto yang didapat oleh ranger Balai TNUK, WWF Indonesia menurut Arnold meyakini bahwa kucing besar tersebut adalah jenis macan tutul. Dari morpologi ukuran kepala yang kecil, bisa dinilai itu adalah jenis macan tutul. Selain itu, dibandingkan dengan banteng yang ada di sekitarnya, kucing besar tersebut juga tidak menunjukan bahwa itu adalah ukuran harimau.

"Dari analisa foto yang kami lihat, 99% itu panthera pardus," katanya.

Di lain hal, Arnold mengatakan bahwa pihak WWF Indonesia sampai saat ini belum mendapatkan laporan dari tim yang menyusuri bukti harimau Jawa yang masih hidup.

"Saya belum mendapatkan informasi kunjungan tim. Mungkin masih berjalan mungkin hasil investigasi di lapangan masih dikumpulkan," ujarnya.

Pada Jumat (25/8) bulan lalu, tim ranger dari Balai TNUK menemukan kucing besar diduga harimau Jawa sedang menyantap bangkai banteng. Kucing besar tersebut ditemukan saat tim ranger sedang melakukan inventarisasi banteng di padang pengembalaan Cidaon. Bersama WWF Indonesia dan Balai TNUK, tim kemudian melakukan investigasi keberadaan kucing besar yang diduga harimau Jawa.
(bri/adf)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed