Kepanikan Warga di Tengah Kebakaran Pasar Benteng Pancasila

Kepanikan Warga di Tengah Kebakaran Pasar Benteng Pancasila

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 23 Sep 2017 03:25 WIB
Kepanikan Warga di Tengah Kebakaran Pasar Benteng Pancasila
Foto: Kepanikan Warga saat Kebakaran Pasar (Enggran Eko Budianto-detikcom
Mojokerto - Kebakaran hebat melanda pasar Benteng Pancasila (Benpas) di Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto. Warga panik mengetahui kondisi pasar yang terbakar.

Pasar Benpas ini terdiri dari dua bagian Di mana sisi timur merupakan kelompok kios pindahan pedagang dari pasar Joko Sambang. Sedangkan sisi barat kelompok kios pedagang eks alun-alun.

Api diketahui dengan cepat membakar blok kios alun-alun. Kios-kios permanen itu berisi dagangan pakaian, makanan dan minuman, mainan anak-anak dan sandal-sepatu dengan cepat habis dilahap api 'Si Jago Merah'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebakaran sekitar jam setengah dua belas tadi (pukul 23.30 Wib)," kata Maria, salah satu pedagang di blok Joko Sambang kepada detikcom di lokasi, Sabtu (23/9/2017).

Hingga pukul 00.55 Wib, api yang membakar blok Alun-alun tak kunjung bisa dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran (PMK) masih berjibaku memadamkan api. Mobil PMK hilir mudik ke lokasi karena kehabisan air.

Kebakaran ini juga mengakibatkan kepanikan ratusan warga pemilik kios. Melihat api menjalar ke sisi barat blok Alun-alun, para pemilik kios berusaha mengevakuasi barang dagangan mereka.

Upaya darurat dilakukan warga dengan menjebol pintu kios yang mayoritas terbuat dari aluminium. Barang dagangan berupa pakaian, makanan, minuman dibawa warga ke tempat aman. Puluhan polisi menjaga lokasi kebakaran.

Tak hanya itu, kepanikan warga juga terjadi akibat letusan yang berulang kali terjadi di tengah korbaran api. Selain akibat korsleting listrik, letusan juga berasal dari salah satu kios yang menjual kembang api.

Hingga saat ini belum diketahui pasti jumlah kios yang terbakar. Begitu juga penyebab kebakaran dan total kerugian dari kerugian kejadian itu. (adf/adf)


Berita Terkait