Seorang Penyerang Pos Brimob Seram Pernah Latihan di Moro

Seorang Penyerang Pos Brimob Seram Pernah Latihan di Moro

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2005 22:53 WIB
Ambon - Aksi penyerangan terhadap pos Brimob di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, melibatkan kelompok militan Islam. Seorang tersangka yang ditangkappernah latihan perang di Moro, Filipina, seorang lagi adalah pimpinan mujahidin Ambon."Sudah dua yang kita tangkap, yang berinisial N adalah pimpinan Mujahidin di Ambon. Dan si A itu pernah dilatih di Moro," ujar Kapolda Maluku Brigjen Adityawarman dalam jumpa pers di Mapolda Maluku, Jl. Rijali Ambon, Kamis (19/5/2005).Informasi yang dihimpun detikcom di Polda Maluku, pelaku berinisial N bernama Nurdin Nasyit bertempat tinggal di Kompleks Air Kuning desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon. Sedangkan pelaku A, pernah mendapat pelatihan khusus di Moro.Sementara itu satu pelaku penyerang yang tewas bernama Ikhlas. Sedang empat pelaku lainnya terkena tembakan. Masing-masing mengenai, lengan, Pangkal lengan, jari jempol kanan dan perut. Polisi kini juga masih memburu lima pelaku lainnya yang berinisial D, J, M, A dan A. Ditanya asal para pelaku, Kapolda menyatakan dari hasil pemeriksaan para pelaku ada yang berasal dari luar Maluku dan orang Maluku sendiri. "Para pelaku berasal dari Maluku dan luar Maluku. Saya akan cari orang suruhan itu," tegasnya.Kapolda juga menegaskan akan memanggil Ketua STAIN Ambon Mohammad Attamimi terkait penemuan sejumlah amunisi, senjata dan bom di kampus STAIN Ambon. "Pokoknya saya tidak mau kompromi. Jangan di tanya soal itu. Dia harus bertanggungjawab. Seperti mau persiapan perang," tegasnya. (gtp/)


Berita Terkait