DetikNews
Jumat 22 September 2017, 18:21 WIB

Menang Lelang KPK, Haji Jupri Bangga Bisa Boyong VW Beetle Koruptor

Faiq Hidayat - detikNews
Menang Lelang KPK, Haji Jupri Bangga Bisa Boyong VW Beetle Koruptor Haji Jupri memenangi lelang KPK. (Faieq/detikcom)
Jakarta - Peserta lelang nomor 013 Haji Jupri mendapatkan mobil Volkswagen Beetle 1.2 automatik saat lelang KPK di Jakarta Convention Center (JCC), Jalan Gatot Subroto. Pria asal Surabaya ini membeli mobil tersebut dengan harga Rp 396 juta.

"Nah karena bekas mobil koruptor, saya sangat tertarik dan barang-barang ini juga bagus," kata Jupri seusai lelang di Ruang Cendrawasih, JCC, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Jupri mengaku kerap mengikuti lelang barang sitaan KPK. Dia pun mengatakan membeli barang bekas koruptor bisa membantu negara.

"Justru dengan adanya koruptor ini, mereka tahu bahwa barang ini barang mahal. Kita harus beli untuk negara supaya negara nggak rugi," kata Jupri.

"Saya bangga beli barang bekas koruptor," sambung dia.



Kepada koruptor, Jupri berpesan bahwa barang yang dijual dengan harga murah bisa merugikan negara. Karena itu, dia mengaku sengaja membeli dengan harga tinggi.

[Gambas:Video 20detik]


"Ya supaya tahu bahwa barang koruptor seperti ini kita kalau dijual murah kan kasihan juga negara rugi. Lebih baik kita beli semahal mungkin untuk negara," ujar Jupri.



Setelah menang lelang, Jupri langsung menyambangi mobil tersebut, yang terparkir di dekat panggung. Jupri pun langsung membuka pintu mobil untuk melihat interiornya.

Adapun rincian mobil ini adalah nomor BPKB J-04491342, nomor rangka WVWZZZ16ZCM641511, nomor mesin CBZ629871, dan isi silinder 1.197 CC. Nomor polisi B-1117-RH, Putih, atas nama Didik Priyanto, dengan nilai limit Rp 286.750.000 dan jaminan Rp 70 juta.

Menang Lelang KPK, Haji Jupri Bangga Bisa Boyong VW Beetle KoruptorHaji Jupri memenangi lelang KPK (Faieq/detikcom)


Menang Lelang KPK, Haji Jupri Bangga Bisa Boyong VW Beetle KoruptorHaji Jupri memenangi lelang KPK. (Faieq/detikcom)



Mobil ini bekas terpidana kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga Sabang, Aceh, tahun anggaran 2006-2010, Heru Sulaksono.

Mantan petinggi PT Nindya Karya, Heru Sulaksono, divonis 9 tahun penjara pada 2014. Heru diyakini bersalah dalam perkara korupsi dan pencucian uang proyek pembangunan Dermaga Sabang pada Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang tahun 2006-2011.

Tonton Video 20detik: KPK Juga Lelang Laptop dan Handphone Koruptor
(fai/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed