Tiga Jenazah Korban Kecelakaan KA Dibawa ke RS Abdoel Moeloek
Kamis, 19 Mei 2005 20:20 WIB
Jakarta -
Tiga jenazah korban kecelakaan kereta api di Bandar Lampung telah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Abdoel Moeloek. Sedang korban luka-luka dibawa ke RS Abdoel Moloek, RS Immanuel dan RS Advent.Menurut data yang dikumpulkan detikcom hingga pukul 20.15 WIB, sebanyak empat korban dibawa ke RS Abdoel Moeloek. Dari empat korban tersebut tiga di antaranya sudah meninggal.Ketiga korban meninggal adalah Agus (40), pemborong asal Batu Raja, kemudian masinis KA Fajar Utama Heri Potias, dan Wajimin (46), karyawan. Sedang korban luka-luka bernama Siti Hasanah. "Kemungkinan masih ada korban lagi yang dibawa ke sini. Sebab informasinya kecelakaan itu menyebabkan banyak korban," kata Nani, petugas bagian informasi RS Abdoel Moloek yang dihubungi detikcom melalui telepon.Di RS Immanuel ada tiga penderita yang dirawat. Menurut Ina, petugas bagian UGD, satu orang korban mengalami patah tangan dan patah kaki. Sedang dua orang lagi hanya mengalami luka ringan.Sementara di RS Advent dirawat empat orang. Namun dari keempat korban luka-luka tersebut hanya dua orang yang menjalani rawat inap. Keempat korban bernama Maemunah, Rosmiati, Lusiana, Hasan Hata.Sebagaimana diberitakan terjadi kecelakan antara KA Babaranjang dan KA Fajar Utama. Tabrakan terjadi pukul 18.00 WIB, Kamis (19/5/2005) di daerah Waykandis, Rajabasa, Bandar Lampung. KA Babaranjang adalah kereta api pengangkut batu bara. Sementara KA Fajar Utama adalah KA penumpang jurusan Palembang-Tanjung Karang.
(gtp/)










































