Pernyataan tersebut disampaikan Sekjen Golkar Idrus Marham kepada wartawan. Idrus menolak menjelaskan soal tanda tangan Ketum Golkar Setya Novanto dan dirinya di surat itu. Surat yang dibantah Idrus itu terkait diusungnya Ridwan Kamil sebagai cagub Jabar berpasangan dengan Daniel Mutaqien.
Tonton Video DPD Golkar Jabar Masih Setia Dukung Dedi Mulyadi
Surat yang beredar memang tak memiliki nomor dan tanggal. Namun sudah ada tanda tangan Novanto dan Idrus. Ada juga paraf Ketua Tim Pilkada Pusat Golkar di surat itu. Kembali ditanya soal tanda tangan, Idrus tetap tak memberi penjelasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya, Ridwan Kamil dipastikan maju ke Pilgub Jabar karena mengantongi dukungan dari Golkar (17), PKB (7), dan NasDem (5) menurut jumlah kursi di DPRD Jabar. Nah, karena dicabutnya dukungan dari Golkar, Kang Emil masih mengantongi 12 dari syarat minimal 20 kursi di DPRD Jabar.
Saat dimintai tanggapan, Ridwan Kamil juga belum mempercayai surat yang beredar tersebut. Bahkan dia menilai surat tersebut bisa saja hoax.
"Jadi produksi hal-hal begitu sering terjadi. Jadi saya tidak mau mengomentari sesuatu yang tidak saya lihat fisiknya langsung," kata dia kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jabar. (dkp/tor)










































