DetikNews
Jumat 22 September 2017, 16:40 WIB

Polisi Sita 13 Ribu Obat Keras dari Sejumlah Toko di Bekasi

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Polisi Sita 13 Ribu Obat Keras dari Sejumlah Toko di Bekasi Obat yang disita. (Samsu/detikcom)
Jakarta - Polres Metro Kota Bekasi melakukan razia obat di apotek dan toko obat yang ada di wilayah Kota Bekasi. Selain merazia apotek, polisi menemukan 10 butir pil PCC.

Operasi obat ini dilakukan pada 15-19 September 2017. Polres Metro Kota Bekasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyita obat keras dan obat kedaluwarsa berbagai merek.

"Operasi cipta kondisi, kita lakukan razia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Bekasi. Selama seminggu ini, kita mendapatkan hasil razia sebanyak 13.143 butir obat berbagai merek dan dijual tidak menggunakan resep dokter. Ditemukan obat yang kedaluwarsa dan bahkan ada obat keras yang dilarang untuk diperjualbelikan secara bebas," ujar Wakapolres Metro Kota Bekasi AKBP Wijonarko di Mapolres Metro Kota Bekasi, Jumat (22/9/2017).

Polisi Sita 13 Ribu Obat Keras dari Sejumlah Toko di BekasiObat yang disita. (Samsu/detikcom)


Selain itu, saat melaksanakan operasi pada Senin (18/9), polisi mengamankan satu orang yang terkena razia kedapatan membawa 10 pil PCC. Pelaku atas nama M. Coi juga kedapatan membawa satu buah airsoft gun jenis pistol dan diamankan sekitar pukul 04.00 WIB di Jl Ahmad Yani, Kota Bekasi.

"Kita melakukan operasi cipta kondisi di jalan dan pada saat itu kita mendapatkan satu orang pelaku membawa 10 butir pil PCC. Di samping itu, kita melakukan penggeledahan kepada yang bersangkutan, ternyata kita dapatkan satu airsoft gun, enam butir peluru SS1, dua butir peluru revolver, dan delapan butir peluru gotri airsoft gun," ujar Wijonarko.

Wijonarko menuturkan pelaku mendapatkan pil PCC dari temannya yang membeli di internet. Selanjutnya polisi masih mendalami kasus ini.

Wijonarko menjelaskan pasal yang disangkakan terhadap pelaku adalah Pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, Pasal 197 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, Pasal 62 UU No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika, serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa hak.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed