Setelah serangan 9/11 di menara World Trade Center (WTC), Amerika Serikat (AS) yang menewaskan sekitar 3.000 orang tahun 2001 lalu, pemerintah AS membuat monumen untuk mengenang peristiwa tersebut. Bekas berdirinya gedung WTC itu ramai dikunjungi warga dan wisatawan untuk melihat lebih dekat sejarah kelam aksi terorisme itu.
Wapres JK datang bersama Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi di wilayah Manhattan itu dan sempat mengelilingi ground zero sebelum akhirnya menuju ke Freedom Tower dan naik hingga hingga ke lantai 102, puncak lantai menara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di puncak lantai itu, JK menyempatkan melihat kota New York dari atas dan menyaksikan film dokumenter soal penyerangan WTC.
"Ini bagian dari sejarah, bagaimana terjadinya konflik kemanusiaan yang kemudian menjadi teror, dan dengan hal yang tidak terduga. Mengalahkan segala macam perkiraan," kata JK setelah mengelilingi Freedom Tower, New York, Kamis (21/9/2017).
"Jadi Kenapa ini penting untuk dilihat dan diketahui. Supaya hal-hal yang besar kadang-kadang sesuatu yang tidak diperkirakan terjadi, tidak kelihatan," sambungnya.
Foto: Muhammad Taufiqurrahman/detikcom |
"Kalau di Indonesia kita memang selalu siap," ujarnya.
Dia menambahkan, berdirinya museum peringatan 9/11 oleh pemerintah AS ini juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat tentang sejarah dan untuk lebih berhati-hati.
" Agar lebih berhati-hatilah, lebih memberikan perkiraan-perkiraan orang yang tidak perkirakan," ucapnya. (fiq/rna)











































Foto: Muhammad Taufiqurrahman/detikcom