DetikNews
Jumat 22 September 2017, 00:24 WIB

KPU Segera Bahas Rekomendasi Pembatalan Calon Bupati Jayapura

Audrey Santoso - detikNews
KPU Segera Bahas Rekomendasi Pembatalan Calon Bupati Jayapura Foto: Ketua KPU Arief Budiman (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya akan segera mengadakan rapat untuk membahas rekomendasi Bawaslu mengenai pembatalan calon Bupati Jayapura Mathius Awoitauw. Mathius dilaporkan seseorang bernama Godlief Ohee melanggar Pasal 71 ayat 2 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 karena merotasi PNS jelang pilkada.

"Nanti kita rapat dululah. Kan baru dapat rekomendasinya kemarin. Setelah kita rapat, baru kita tahu arahnya ke mana (menyetujui atau tidak rekomendasi Bawaslu)," jelas Arief kepada wartawan di Gedung Joeang '45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/9/2017).



Arief memastikan akan merespons rekomendasi Bawaslu dengan segera. Dia mengatakan saat ini KPU tengah disibukkan dengan persiapan untuk Pilkada 2018 dan Pemilu serentak 2019.

"Setiap rekomendasi tentu harus kita respons. Itu dokumen (rekomendasi pembatalan Mathius)-nya kan banyak. Itu kita cek dulu secepatnya, tidak boleh lambat, KPU harus cepat karena sekarang saja pekerjaan sudah menumpuk untuk persiapan 2018 dan 2019," ujar Arief.

Dalam menangani laporan ini, Bawaslu melakukan klarifikasi terhadap Mathius Awoitauw, Godlief Ohee dan saksi-saksi. Kemudian berdasarkan rapat pleno pada hari Rabu (20/9), Bawaslu memutuskan untuk merekomendasikan kepada KPU Kabupaten Jayapura melalui KPU RI untuk membatalkan keikutsertaan Mathius dalam Pilkada Bupati Jayapura 2018.

"Jadi gambarannya ada laporan. Setelah kita klarifikasi maka kami Bawaslu RI ambil keputusan dugaan laporan itu, itu memenuhi unsur apa yang dilarang pasal 71," ujar Ketua Bawaslu, Abhan di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin No 14 Jakarta Pusat, Kamis siang tadi.

"Sehingga sanksinya bahwa kami kemarin sudah mengeluarkan surat rekomendasi kepada KPU RI agar KPU RI menindak lanjuti kepada KPU provinsi di Papua agar membatalkan calon bupati atas nama Mathius Awoitauw karena melanggar pasal 71," sambung Abhan.
(aud/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed